News

Penahanan Ferdy Sambo di Mako Brimob Bakal Pengaruhi Tekhnis Penyelidikan Komnas HAM

Penahanan Ferdy Sambo di Mako Brimob  Bakal Pengaruhi Tekhnis Penyelidikan Komnas HAM
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Komnas HAM, di Jakarta, Jumat (5/8/2022). Komnas HAM mengakui telah mendapatkan informasi dari Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri bahwa sebanyak 15 unit gawai telah diperiksa datanya terkait kasus penembakan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas mantan Kepala Divisi Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo. AKURAT.CO/ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat (Antara Foto)

AKURAT.CO, Keputusan menahan Eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua Depok rupanya akan memengaruhi agenda Komnas HAM memeriksanya. Terutama soal lokasi pemeriksaan suami Putri Chandrawati itu yang nantinya harus terus dinegoisiasi. 

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, secara tekhnis, lokasi penahanan Ferdy Sambo akan memengaruhi kerja-kerja penyelidikan yang dilakukan Komnas HAM. 

"Kalau secara substansi tidak akan banyak berpengaruh, tapi secara teknis pasti berpengaruh. Misalnya saja yang sederhana adalah, nanti ini, kita akan bicarakan dengan Timsus apakah nanti permintaan keterangan terhadap Irjen Sambo itu bisa di kantor ataukah kami yang harus ke Mako Brimob," katanya kepada wartawan melalui sambungan telepon, Minggu (7/8/2022). 

baca juga:

Dia mengatakan, Komnas HAM berharap agenda pemeriksaan terhadap Ferdy Sambo bisa dilakukan di kantor Komnas HAM. Tetapi, pihaknya menghargai alasan-alasan Timsus milih tempat kusus sementara Ferdy Sambo. 

"Harapannya sih tetap bisa di kantor. Tetapi kalau ada alasan-alasan lain yang disampaikan oleh Timsus ke kami, sehingga kami harus minta keterangan di Mako Brimob, ya kami akan hormati itu," kata Anam sembari berharap. 

Dia mengatakan, Komnas HAM memang telah mengagendakan pemeriksaan terhadap eks Kadiv Propam Polri itu dalam waktu dekat. "Sebenarnya memang jadwalnya dalam hari-hari minggu depan," katanya.

Dalam agenda Komnas HAM, pemeriksaan terhadap Ferdy Sambo dilakukan di Kantor Komnas HAM sebagaimana yang selama ini sudah berjalan. Tetapi, hubungan komunikasi dengan Timsus bentukan Kapolri Jenderal Polisi Listiyo Sigit Prabowo tetap akan dibuka untuk kelancaran kerja kedua institusi yang sedang menyelidiki kasus kematian Brigadir J itu. 

"Kami agendakan awalnya memang di Kantor (Komnas HAM). Tapi karena ada perkembangan begini (ditahan di Mako Brimob), kami akan komunikasikan dengan Timsus apakah masih bisa di kantor Komnas HAM atau di tempat Mako Brimob," tegas Anam. []