News

Pemudik yang Reaktif Atau Positif COVID-19 Bakal Dibawa ke Wisma Atlet

Syafrin mengaku, saat ini pihaknya sudah menyediakan sejumlah bus sekolah di pos penyekatan Tol Jakarta-Cikampek untuk membawa pemudik yang Covid


Pemudik yang Reaktif Atau Positif COVID-19 Bakal Dibawa ke Wisma Atlet
Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo ketika ditemui di Balai Kota DKI Jakarta. (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengaku pihaknya bakal membawa pemudik yang reaktif atau positif COVID-19 ke Wisma Atlet untuk dirawat. Saat ini pihaknya sudah menyediakan sejumlah bus sekolah di pos penyekatan Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 34B.

Syafrin mengatakan, pihaknya melakukan tes COVID-19 secara acak kepada para pemudik yang datang dari luar daerah di pos penyekatan. 

"Kami sudah siapkan bus sekolah di sana. Ada bus sekolah di kilometer 34 B dan Kedungwaringin. Yang positif dan yang reaktif langsung dibawa ke Wisma Atlet. Di sana, semua penumpang melakukan PCR," kata Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat,Senin (17/5/2021).

Mekanisme tes acak, yakni mengambil sempel darah dari beberapa penumpang saja. Misalnya, dalam satu mobil ditumpangi tiga orang maka yang di COVID-19 hanya satu orang, jika ada empat orang, maka dua diantaranya wajib dites kesehatannya.

"Mereka diantarkan ke Wisma Atlet yang positif maupun yang reaktif. Lalu penumpang sisanya yang membawa kendaraan mereka ke  Wisma Atlet," tutur Syafrin.

Kendati mengklaim semu pemudik bakal diperiksa COVID-19, namun data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI mencatat sebanyak  1.099 orang pemudik yang masuk Jakarta justru tak membawa surat tes PCR atau antigen sejak Sabtu hingga Minggu kemarin. Total 1.124 pemudik yang masuk pada dua hari tersebut.

"Yang tidak ada hasil tes PCR atau antigen 1.099 orang," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Budi Awaludin ketika dikonfirmasi Minggu (16/5/2021).

Budi mengatakan, dari ribuan orang yang masuk ke Jakarta pada arus balik kali ini, hanya 25 orang yang membawa hasil tes COVID-19. Semuanya dinyatakan aman dari paparan wabah mematikan itu setelah beraktivitas di luar kota selama libur Lebaran tahun ini.

"Yang ada PCR 16 dan yang antigennya ada 9," tutur Budi.[]

Arief Munandar

https://akurat.co