News

Pemprov Jabar Berambisi Gaet Investor

The 3rd West Java Investment Summit atau WJIS 2021 adalah strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk menggaet investor


Pemprov Jabar Berambisi Gaet Investor
Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja saat memaparkan sejumlah proyek unggulan pada The 3rd West Java Investment Summit 2021 di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Kamis (21/10/2021). ((Biro Adpim Jabar))

AKURAT.CO, Untuk mendapatkan hati investor, Pemprov Jabar mempromosikan dan menawarkan berbagai proyek besar khususnya di kawasan Jabar bagian selatan dan utara.

Dalam promosinya, Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Setiawan Wangsaatmaja menyampaikan tiga hal yang menjadi fokus. Pertama, pembangunan infrastruktur yang menjadi penopang jalannya perekonomian.

Setiawan mencontohkan Kertajati Aerocity merupakan wilayah industri dengan luas 3,480 hektare di Kabupaten Majalengka dengan jumlah investasi Rp1,2 miliar.

"Kota Metropolitan Urban Rail adalah proyek transportasi umum untuk mendukung perkotaan aktivitas di wilayah Metropolitan Bandung," kata Setiawan Wangsaatmaja saat mempromosikan sejumlah proyek kepada investor yang hadir di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Kamis, 21 Oktober 2021.

Lalu ada Sinumbra yang berfungsi sebagai sistem pasokan air daerah Bandung yang berasal dari tiga mata air, yakni Situ Nyonya, Situ Bayongbong, dan Rancasuni Kabupaten Bandung.

Kemudian listrik tenaga surya (solar power plant) yang akan dikembangkan di 173 sekolah termasuk 121 kejuruan sekolah dan 52 sekolah menengah. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan energi terbarukan.

Selain itu Provincial Distribution Center (PDC) yang bertujuan untuk menjaga dan mengontrol stabilitas ketersediaan kuantitas dan harga dari barang dasar. Sebagai upaya perlindungan konsumen.

Lalu ada Agro Techno Park, sebuah kawasan yang berfungsi untuk berbagai jenis pertanian pangan, tanaman dan perkebunan, peternakan, perikanan dan pemrosesan produk dengan menggunakan teknologi.

Di Jabar utara dan selatan, ada proyek tambak udang kaki putih oleh PT Nayottama Kelola Laut Indonesia di Kabupaten Garut, kemudian

Mycotech Eco Factory industri pengolahan material limbah pertanian menjadi bahan bangunan di Kabupaten Bandung Barat. Lalu industri pengolahan kulit kopi menjadi lembaran kain yang bisa digunakan sebagai sel alternatif bahan kulit di Bandung milik PT Kurva Lonceng Khatulistiwa.

Setiawan mengatakan, Jabar sangat menarik bagi investor untuk memggelontorkan dananya. Selain barang produksi banyak yang menarik, SDM pengolahnya juga bisa dikatakan produktif meskipun dari segi upah lebih tinggi dari daerah lain. Dengan jumlah penduduk sekitar 48,27 juta jiwa, terkategori usia produktif 15-60 tahun ada sekitar 37,5 juta jiwa.

Kemudian, Jabar juga relatif memiliki banyak lembaga penelitian dan perguruan tinggi dengan disiplin ilmu terapan beragam sehingga link and match dengan industri lebih mudah.

“Jadi kalau seumpamanya kita ingin mengembangkan sesuatu kita tidak sulit," sambungnya.

Setiawan berharap The 3rd West Java Investment Summit 2021 mampu menarik investor sebanyak mungkin ke Jabar. Sehingga perekonomian akan berangsur pulih dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jabar.

"Kalau itu berhasil kita tarik di sini insyaallah Jawa Barat bisa unggul di Indonesia ini," pungkasnya.

Tercatat ada 1.100 calon investor dari dalam dan luar negeri yang sedang menjajaki investasi melalui West Java Investment Summit atau WJIS 2021. Hingga tengah hari transaksi mencapai Rp6,5 triliun.

Adapun investasi yang ditawarkan di antaranya Metropolitan Rebana dengan 13 kota industri barunya. Sedangkan Jabar bagian selatan investasi fokus pada bidang kemaritiman, pariwisata dan pertanian.

Potensi investasi di kawasan Rebana dan Jabar Selatan Rp392,4 trilirun. Sisanya akan terus dinegosiasikan selama dua hari pelaksanaan WJIS.[]

Lihat Sumber Artikel di Jabar News Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Jabar News. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Jabar News.