News

Pemprov DKI Raup Denda Pelanggar Prokes Covid-19 Rp4,9 Miliar 

Uang denda didapat dari berbagai pelanggaran, baik secara perorangan maupun perusahaan.


Pemprov DKI Raup Denda Pelanggar Prokes Covid-19 Rp4,9 Miliar 
Kepala Satpol PP Pemprov DKI Jakarta Arifin (AKURAT.CO/Yohanes)

AKURAT.CO, Satpol PP DKI Jakarta mencatat total uang denda dari pelanggar protokol kesehatan Covid-19 mencapai Rp4,9 miliar sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan.

"Sampai sekarang denda udah Rp4,9 miliar," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta Arifin saat ditemui di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (25/10/2020).

Uang denda didapat dari berbagai pelanggaran, baik secara perorangan maupun perusahaan seperti perkantoran, rumah makan atau restoran serta kafe yang kepergok melanggar ketentuan.

"Sementara ini (pelanggaran tidak memakai) masker yang lebih tinggi," imbuhnya.

Arifin menuturkan, denda tidak mengenakan masker di Jakarta Rp250 ribu. Namun besaran denda bisa naik hingga Rp1 juta apabila warga berulang kali melakukan pelanggaran. Mereka dikenakan denda progresif yang naik secara bertahap.

"Memang kalau restoran dan lain sebagainya kan kita lihat  selama dia masih patuh dan disiplin kita juga tidak lakukan penindakan, kalau masker kita masuk ke permukiman," ucapnya.

Arifin mengakui hingga kini masih banyak warga yang belum menyadari pentingnya taat terhadap protokol kesehatan. Dia berharap masyarakat tetap waspada dengan penyebaran virus corona.

Sementara itu, pasien konfirmasi positif COVID-19 bergejala ringan hingga sedang yang dirawat inap di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, berkurang 52 orang pada Minggu (25/10).

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian di Jakarta, mengatakan jumlah pasien konfirmasi positif COVID-19 yang dirawat di tower 6 dan 7 RSD Wisma Atlet tersebut kini sebanyak 1.361 orang terdiri atas 655 pria dan 706 wanita.

"Pasien rawat inap 1.361 orang, semula 1.413 orang, berkurang 52 orang," ujar Aris.

Sedangkan, pasien rawat inap tanpa gejala (asimtomatis) yang terkonfirmasi positif COVID-19 (pasien isolasi mandiri) bertambah 45 orang.

Aris mengatakan pasien yang diisolasi mandiri di tower 4 dan 5 RSD Wisma Atlet Kemayoran tersebut saat ini sebanyak 1.136 orang, dari semula berjumlah 1.091 orang.

"Pasien flat isolasi mandiri tower 4 dan tower 5, 1.136 orang (terdiri dari) 625 pria, 511 wanita," ujarnya.[]