News

Pemprov DKI Pastikan Tak Ada Projek yang Melibatkan Ike Muti, Anggaran Sudah Habis Buat Covid-19


Pemprov DKI Pastikan Tak Ada Projek yang Melibatkan Ike Muti, Anggaran Sudah Habis Buat Covid-19
Kepala Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta Yayan Yuhana (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO, Drama unggahan hapus foto presiden Joko Widodo yang ditulis aktris Ike Muti berbuntut somasi dari Pemprov DKI. Dalam unggah di akun instagram miliknya Ike mengaku pernah diminta untuk menghapus foto dirinya dengan Presiden Joko Widodo supaya bisa mendapatkan sebuah projek dari Pemda DKI.

Unggahan itu langsung mendapat respon Pemprov DKI, sebab Ike dinilai telah menyebar berita bohong dan mencoreng nama baik Pemda DKI.

Kepala Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta Yayan Yuhana mengatakan, sejauh ini pihaknya tidak ada rencana untuk membuat projek melibatkan pesohor Ibu Kota. Tidak ada anggaran untuk hal itu. 

Lagi pula kata dia saat ini anggaran Pemprov DKI sudah cekak sebagian besarnya sudah dialokasikan untuk penanganan Covid-19 di Jakarta.

"Dalam kenyataannya kita memang enggak ada projek sekarang ini. Orang anggarannya semuanya masuk ke Covid-19 enggak ada projek itu," kata Yayan saat dikonfirmasi Sabtu (1/8/2020).

Yayan memastikan tulisan Ike yang kini viral dan menjadi perbincangan warganet itu tidak benar. Dia kemudian meminta Ike untuk membuktikan tudingannya tersebut. Jangan sampai dia asal bicara di media sosial.

"Kalau dia ngomong begitu dia harus membuktikan dong. Datanya apa, bahwa Pemda tidak memberikan projek dengan yang bersangkutan," pungkasnya.

Pemprov DKI sudah melayangkan somasi ke Ike atas pernyataannya tersebut. Pesinetron itu diminta memberi klarifikasi dalam waktu 2 x 24 jam. Kalau tidak ada itikad baik untuk memberikan penjelasan  kepada publik, perkara ini bisa berujung di meja hijau.

"Masih ada upaya lain (kalau Ike tidak beri klarifikasi),"tegasnya.

Yayan mengatakan, somasi yang dilayangkan pihaknya sebagai pembelajaran kepada pesinetron itu supaya tidak sembarangan membawa-bawa nama institusi.

"Paling tidak saya sih ingin memberikan pembelajaran kalau membawa nama institusi harus hati-hati  di d media sosial.  Karena dia membawa pemprov  yaudah saya keluarin somasi. Jangan sembarangan membawa institusi," tegasnya.[]

Ridwansyah Rakhman

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu