News

Pemprov DKI Klaim Sinovac dan Astrazeneca Mampu Halau COVID-19 Varian Baru

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat ada tiga varian baru COVID-19 yang telah masuk Jakarta, yakni alfa, beta, delta.


Pemprov DKI Klaim Sinovac dan Astrazeneca Mampu Halau COVID-19 Varian Baru
Vaksinasi massal menyasar berbagai elemen masyarakat di GOR Universitas Negeri Yogyakarta, Sleman, DIY, Kamis (17/6/2021). (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan setempat mengklaim dua jenis vaksin yang dipakai saat ini yakni Sinovac dan Astrazeneca mampu membendung lonjakan COVID-19 varian baru yang saat ini sudah terkonfirmasi masuk Jakarta.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat ada tiga varian baru COVID-19 yang telah masuk Jakarta, yakni alfa yang berasal dari Inggris, lalu varian beta dari Afrika Selatan, dan Delta dari India. Ketiga varian ini dapat dibendung dengan vaksin pabrikan Cina dan Inggris itu.

"Semua merk vaksin saat ini ampuh untuk mencegah varian mutasi virus baru. Semua merk vaksin aman, bermanfaat, dan berkualitas," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia ketika dikonfirmasi, Jumat (25/6/2021).

Dwi meminta masyarakat untuk mendapatkan vaksin  secara cuma-cuma dari pemerintah, selain untuk membentengi diri dari paparan corona varian baru, kata Dwi, mereka yang telah menerima vaksin juga tidak merasakan gejala yang lebih parah jika terpapar corona setelah divaksin. 

"Vaksinasi terbukti tidak hanya mencegah sakit, tapi juga mencegah kematian," ucapnya.

Dwi menjelaskan, saat ini pihaknya terus mengebut proses vaksinasi di Ibu Kota bagi warga usia 18 tahun ke atas, sasaran vaksinasi tidak hanya bagi warga yang ber-KTP DKI, namun warga non Jakarta yang berdomisili di Ibu Kota juga dapat menerima vaksin dari Pemerintah Provinsi DKI.

"Warga yang ber-KTP DKI Jakarta maupun yang bekerja/bersekolah dan berdomisili DKI Jakarta, dapat mendaftar vaksinasi COVID-19 melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id, untuk menghindari antrean panjang di fasilitas kesehatan," ucapnya. 

Adapun jumlah sasaran vaksinasi total Provinsi DKI Jakarta sebanyak 8.815.157 orang. Untuk vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 3.753.451 orang atau 43 persen  dan total dosis 2 kini mencapai 1.898.567 orang atau 22 persen.

“Dari hasil studi, varian Delta terbukti 4x lebih menular dan meningkatkan angka perawatan rumah sakit. Namun, dengan vaksinasi dan taat protokol kesehatan secara ketat, dapat meminimalisir potensi tertular virus ini. Jadi, ayo kita divaksin dan jangan lewatkan kesempatan vaksinasi ini,” tandasnya.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co