News

Pemprov DKI Klaim PSBB Fase 2  Mampu Tekan Kepadatan Lalin


Pemprov DKI Klaim PSBB Fase 2  Mampu Tekan Kepadatan Lalin
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo saat memberikan keterangan terkait perluasan wilayah Ganjil Genap di Balai Kota, Selasa (7/8/2019) (AKURAT.CO/Gerdiansyah)

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan setempat mengklaim kepadatan lalu lintas di Jakarta pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jauh lebih landai ketimbang kondisi pada masa PSBB transisi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pada PSBB kali ini volume kendaraan di jalanan ibu kota menurun hampir 20 persen. 

“Terjadi penurunan volume lalu lintas antara 5,23 persen hingga 19,28 persen dibandingkan saat pemberlakukan PSBB masa transisi,” kata Syafrin saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2020).

Lantaran adanya penurunan volume kendaraan, kata Syafrin kondisi lalu lintas nyaris tidak terjadi kepadatan. Arus lalu lintas di berbagai ruas jalan selalu lancar selama sepekan terakhir ini.

"Berdasarkan hasil pemantauan, situasi lalu lintas di Jakarta relatif lancar ya selama pelaksanaan PSBB ini,” klaimnya. 

Tak hanya itu, Syafrin menyebut, pada PSBB kali ini penumpang angkutan umum juga ikut menurun. Jumlah yang menurun drastis kata dia adalah penumpang dari kalangan karyawan perkantoran.

“Terjadi penurunan rata-rata jumlah penumpang harian angkutan umum perkotaan sebesar 22,83 persen dibandingkan saat pemberlakuan PSBB masa transisi,” tuturnya..

Pada PSBB kali ini semua perkantoran tetap beroperasi, tetapi jumlah karyawan yang masuk dalam sehari hanya 25 persen dari total pegawai yang ada. Sisanya kerja jarak jauh.

Dengan adanya aktivitas perkantoran maka kondisi lalu lintas di Ibu Kota tetap ramai oleh hilir mudik para karyawan.