News

Pemprov DKI Jajaki Konser Boyband BTS di JIS

Pemprov DKI menjajaki kemungkinan dipakainya Jakarta Internasional Stadion (JIS) sebagai tempat konser boyband Kpop asal Korea BTS untuk agenda tahun depan


Pemprov DKI Jajaki Konser Boyband BTS di JIS
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat tiba di Gedung Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/11/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI menjajaki kemungkinan dipakainya Jakarta Internasional Stadion (JIS) sebagai tempat konser boyband Kpop asal Korea BTS untuk agenda tahun depan.

Salah satu tantangan yang paling diperhitungkan saat ini adalah kondisi Pandemi Covid-19 pada tahun depan. Yang pasti, Pemprov DKI Jakarta berencana akan memaksimalkan fungsi JIS untuk multi event. 

"Konser BTS di JIS masih dalam penjajakan. Memang kami dalam waktu dekat insya Allah kan akan launching JIS," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Selasa malam (27/10/2021). 

Dia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta tentu berharap JIS bisa digunakan sebaik mungkin untuk multi event. Baik lokal maupun internasional. Selain untuk kepentingan sepakbola, olahraga, kegiatan seni budaya, termasuk konser-konser dan lain-lain. Sehingga JIS bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dan semaksimal mungkin. 

Pada masa penjajakan ini, Pemprov DKI Jakarta juga masih belum memutuskan promotor penyelenggara even itu. 

"Salah satunya tempat konser. Namun demikian ini masih dalam proses penjajakan. Nanti kita tunggu saja juga belum diputuskan siapa promotornya apakah PT Jakpro atau yang lain nanti kita liat. Dalam proses," ungkapnya. 

Dia menambahkan, yang pasti, Pemprov DKI Jakarta ingin menjadikan stadion JIS menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat ibukota. Saat disinggung pembatasan penonton konser BTS, Riza tegas menyatakan, rencana konser itu masih penjajakan dalam waktu yang lama. 

"Itu kan masih lama masih tahun 2022. Nanti tergantung situasi kondisi pandemi ke depan. Semua pada akhirnya harus dilihat apakah tahun depan nanti, tentu harapan kita pandemi sudah selesai ya," katanya. 

Dia menegaskan, yang terpenting bagi DKI adalah andaipun konser itu dihelat tahun depan, standar dasar protokol kesehatan harus tetap dijalankan sebaik mungkin. Namun, lagi-lagi rencana itu masih sangat lama. Sebab, saat ini baru pada tahapan penjajakan kemungkinan konser itu dilakukan di JIS. []