News

Pemprov DKI Belum Rencana Beli Vaksin Secara Mandiri

Pemprov DKI Belum Rencana Beli Vaksin Secara Mandiri
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat tiba di Gedung Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/11/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum berencana membali vaksin Covid-19 secara mandiri untuk mempercepat proses imunisasi bagi 7,9 juta warga Ibu Kota.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengaku, saat ini pihaknya masih mengandalkan pasokan vaksin gratis dari Pemerintah Pusat.

“Kita belum sejauh itu (beli vaksin secara mandiri), Pemerintah Pusat sudah beri kesempatan bagi pengusaha untuk dapat beli vaksin gotong royong, vaksinasi gotong royong untuk karyawan buruh dan masing-masing,” kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat Rabu (3/3/2021).

baca juga:

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menerima 188.926 dosis vaksin Sinovac dari Pemerintah Pusat untuk keperluan vaksinasi tahap pertama dan tahap kedua yang menyasar tenaga kesehatan, pedagang pasar, guru dan lansia.

“Nakesnya saja udah 68,1 persen, yang menerima dosis 1 dan 2,” tuturnya. 

Kendati selama ini masih berharap vaksin cuma-cuma dari Pemerintah Pusat, Ariza mengaku proses imunisasi dan pendistribusian vaksin kepada masyarakat berjalan baik tanpa ada kendala.  

“Bagi DKI kita lihat pelaksanaanya, sejauh ini cukup baik pelaksanaanya,” ucapnya. 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebetulnya sanggup membeli vaksin Covid-19 secara mandiri. Biayanya sudah ada dan tertuang dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta  tahun 2021.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik mengatakan, biaya untuk belanja vaksin ini terutang dalam mata anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) di APBD DKI Jakarta 2021.

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu