News

Pemprov DKI Akui Gunakan Truk Buat Angkut Jenazah Pasien COVID-19 ke TPU

Pasalnya, penggunaan ambulans sudah tidak memungkinkan lagi


Pemprov DKI Akui Gunakan Truk Buat Angkut Jenazah Pasien COVID-19 ke TPU
Truk milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta yang disebut dipakai mengkut jenazah COVID-19 (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya mengakui bahwa mereka menggunakan truk milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI untuk mengakut jenazah pasien COVID-19.

Hal ini dibuka Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Edi Sumantri dalam rapat bersama Komisi C DPRD DKI Jakarta Rabu (22/6/2021).

Edi mengaku, pihaknya mengakut jenazah pasien COVID-19 menggunakan truk lantaran ambulans sudah tak tersedia lagi.

Dia tidak merinci jumlah truk yang dipakai, namun kata dia satu truk mampu membawa 8 jenazah menuju tempat pemakaman. 

"Ambulans tidak mungkin lagi, (akhirnya diangkut) dengan truk dengan kapasitas satu truk delapan peti," kata Edi.

Adapun jumlah jenazah saat itu lanjut edi sebanyak 146, sedangkan jumlah ambulans tidak sangat minim sementara jenazah COVID-19 harus segera dimakamkan setelah meninggal menurut peraturan kesehatan.

Edi mengaku jumlah jenazah ini menjadi yang paling banyak selama pandemi corona mewabah di Jakarta. Kata dia paling banyak adalah 75 orang

"Gelombang satu tertinggi 75 orang dalam satu hari, itu gelombang satu tahun lalu. Tahun ini baru jam 18.00 WIB sudah ada 146 orang," imbuhnya.

Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria membantah hal itu, dia memastikan kabar tersebut adalah berita bohong, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata dia, tetap memperlakukan jenazah pasien dengan layak dan manusiawi.

"Nggak ada. Kita enggak pernah terpikir untuk truk digunakan angkut jenazah," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta  Pusat Rabu (23/6/2021).

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan  jumlah ambulans milik Dinas Kesehatan DKI Jakarta masih cukup digunakan untuk melayani warga Jakarta, baik untuk mengevakuasi pasien COVID-19 ke rumah sakit atau untuk mengantar jenazah ke tempat pemakaman.

"Ambulans masih dapat memenuhi," tegasnya.

Ariza menegaskan, kalau pun jumlah ambulans sekarang ini tidak cukup pihaknya tak mungkin menggunakan truk mengangkut jenazah pasien corona, pihaknya tentu mencari jalan keluar.

"Ya, sejauh ini ambulans di DKI cukup ya. Kalau ambulans dirasa enggak mampu kita carikan alternatif yang terbaik," tegasnya

Dihubungi  terpisah, Kabid Pemakaman Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Siti Hasni juga membantah isu tersebut, kata dia, sekarang ini jumlah ambulans  milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih memadai, semua jenazah COVID-19 sejauh ini kata dia tertangani dengan baik.

"Hoax. Kan nggak ada kita angkutin jenazah dengan truk. Mobil jenazah masih bisa. Insya Allah masih aman dan masih bisa diatasi,"  tutur Siti.[]  

Bayu Primanda

https://akurat.co