News

Pemkot Pekalongan Evaluasi Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Pemerintah Kota Pekalongan di Provinsi Jawa Tengah segera mengevaluasi uji coba pelaksanaan kegiatan sekolah tatap muka.


Pemkot Pekalongan Evaluasi Uji Coba Sekolah Tatap Muka
Seorang siswi memakai cairan pembersih tangan saat uji coba pembelajaran tatap muka hari pertama di SDN Kenari 08 pagi, Jakarta, Rabu (7/4/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Pemerintah Kota Pekalongan di Provinsi Jawa Tengah segera mengevaluasi uji coba pelaksanaan kegiatan sekolah tatap muka.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto mengatakan bahwa evaluasi akan mencakup pengecekan dampak kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah terhadap penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.

"Pengecekan dampak dilakukan dengan melakukan pemeriksaan antigen untuk mendeteksi penularan Covid-19 pada guru dan peserta didik secara acak di lima sekolah pelaksana uji coba pembelajaran tatap muka (PTM)," katanya di Pekalongan, Kamis,(15/4/2021).

Sekolah yang dimaksud meliputi Sekolah Menengah Atas Negeri 1, Madrasah Aliyah Negeri 1, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2, Sekolah Menengah Pertama Negeri 3, dan Madrasah Tsanawiyah Azzaky Kota Pekalongan.

Budiyanto mengatakan bahwa pemeriksaan antigen akan dilakukan pada 15 siswa dan 10 guru di masing-masing sekolah yang dipilih secara acak.

"Pelaksanaan tes cepat antigen secara acak bertujuan untuk memastikan pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka sesuai protokol kesehatan berjalan dengan baik atau tidak, sekaligus sebagai bahan evaluasi kegiatan selanjutnya," katanya.

"Hingga kini pelaksanaan uji coba PTM belum ada kasus terkonfirmasi positif di sekolah yang telah ditunjuk. Bagi tenaga pengajar dan siswa juga akan dilakukan tes cepat antigen secara ketat sebagai evaluasi hasil uji coba PTM," ujarnya melanjutkan.

Ia juga mengemukakan pentingnya disiplin warga dalam menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, dan menjauhi kerumunan pada masa pandemi.

"Kebiasaan mematuhi protokol kesehatan maka akan dapat menghindari dan mencegah penularan Covid-19. Oleh karena, kami berharap masyarakat tetap meningkatkan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan secara ketat," katanya.

Sumber: ANTARA

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu