News

Pemkab Bogor Sebut Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Wilayahnya Turun Drastis

DP3AP2KB) Kabupaten Bogor Nurhayati mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor telah berhasil mencegah dan menurunkan angka kekerasan terhadap anak di daerahnya.

Pemkab Bogor Sebut Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Wilayahnya Turun Drastis
Ilustrasi kekerasan terhadap anak (pexels.com)

AKURAT.CO, Kepala Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor Nurhayati mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor telah berhasil mencegah dan menurunkan angka kekerasan terhadap anak di daerahnya.

Berdasar pada data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor, angka kasus kekerasan anak di Kabupaten Bogor pada tahun 2020 ada 114 kasus. Sedangkan pada tahun 2021 ada 100 kasus dan pada tahun 2022 per-bulan Juni ada 84 kasus.

“Sejumlah langkah kolaborasi Pemkab Bogor dilakukan diantaranya sinergi DP3AP2KB bersama masyarakat dan seluruh stakeholder, diantaranya sosialisasi ke masyarakat tentang pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat diproses oleh hukum,” kata Nurhayati seperti dikutip JabarNews.com dari Bogordaily.net, Sabtu (13/8/2022).

baca juga:

Dia menjelaskan, korban dapat mendapatkan perlindungan dan masyarakat memiliki kemampuan untuk membantu melakukan pencegahan, melalui layanan gratis Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Polres Bogor, diantaranya dengan pelayanan terintegrasi Si Gadis (Sistem Layanan Terpadu Percepatan Perlindungan Perempuan dan Anak).

“Syukur Alhamdulillah, tahun ini kondisinya menurun. Mudah-mudahan penurunan ini tidak ada penambahan lagi. Menurunnya angka kasus ini atas kerjasama semua stakeholder, baik dari DP3AP2KB sendiri, Polres, UPT juga dengan dinas-dinas lain termasuk Dinas Sosial, Forum Anak dan lain sebagainya,” jelasnya.

Nurhayati menambahkan bahwa pihaknya tetap terus melakukan langkah-langkah pencegahan, jangan sampai kekerasan terhadap anak terjadi di Kabupaten Bogor.

Untuk diketahui, Satgas PPA juga sudah dibentuk di masing-masing desa dengan beranggotakan masyarakat desa setempat, sehingga bersama-sama pemerintah kabupaten dapat saling bersinergi dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan tepat dan cepat.

Tahun 2020/2021 Pemkab Bogor membuat unit Perlindungan Perempuan dan Anak, dibentuk dalam 5 sektor, jadi tiap unit PPA disebar, sehingga apabila ada kejadian akan dilakukan penanganan dengan tepat dan cepat. []

Lihat Sumber Artikel di Jabarnews.com Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Jabarnewscom. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Jabarnewscom.