News

Pemkab Banyumas Minta Pengelola Objek Wisata Tetap Aktifkan Gugus Tugas COVID-19

Pemerintah Kabupaten Banyumas meminta seluruh pengelola objek wisata untuk tetap mengaktifkan Gugus Tugas COVID-19


Pemkab Banyumas Minta Pengelola Objek Wisata Tetap Aktifkan Gugus Tugas COVID-19
Tempat wisata di Banyumas (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah melalui Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) setempat meminta seluruh pengelola objek wisata untuk tetap mengaktifkan Gugus Tugas COVID-19 meskipun momentum libur Lebaran 2021 telah berakhir.

"Terkait dengan pascalibur Lebaran 2021 dari aspek regulasinya, Kepala Dinporabudpar Kabupaten Banyumas telah membuat surat edaran kepada semua pengelola ataupun pemilik objek wisata. Yang pertama karena disinyalir masih ada peningkatan pengunjung pascalebaran, maka wajib melaksanakan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat," kata Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Kabupaten Banyumas Wakhyono Ghozali di Purwokerto, Banyumas, Kamis, (27/5/2021).

Menurut dia, pengelola objek wisata juga diminta untuk tetap mengaktifkan Gugus Tugas COVID-19 mandiri yang ada di objek wisata guna mengurai kerumunan, memantau aktifitas wisatawan secara terus-menerus, mengingatkan wisatawan agar selalu menerapkan protokol kesehatan, dan sebagainya.

Selain itu, menurutnya pengelola objek wisata juga diminta untuk melaksanakan mitigasi bencana sebagai bentuk dari pelayanan di sektor pariwisata.

Ia mengatakan jumlah wisatawan dalam satu periode kunjungan juga masih dibatasi 30 persen dari kapasitas maksimal objek wisata tersebut.

"Dari beberapa kegiatan yang ada, dilaksanakan pengambilan sampel tes antigen secara acak terhadap pengunjung. Di Lokawisata Baturraden yang dikelola Dinporabudpar sudah dilakukan hingga empat kali, bahkan sudah melangkah ke objek wisata yang lain," katanya.

Wakhyono mengatakan pelaksanaan tes antigen secara acak itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya wisatawan yang suspek COVID-19 atau orang tanpa gejala (OTG).

Menurut dia, tes antigen secara acak tersebut difokuskan terhadap wisatawan yang datang dari luar wilayah Banyumas

"Dalam aplikasi kami dapat diketahui pengunjung yang berasal dari luar wilayah Banyumas. Alhamdulillah sampai hari ini masih nihil (belum ditemukan adanya wisatawan yang positif COVID-19, red.)," katanya.

Sumber: Antara