News

Pemilik Krematorium Diminta Tak Ambil Keuntungan di Tengah Pandemi

Ahmad Riza Patria meminta pemilik krematorium tidak memanfaatkan kesempatan di tengah tingginya angka kematian Covid-19 untuk meraup untung besar.


Pemilik Krematorium Diminta Tak Ambil Keuntungan di Tengah Pandemi
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta pemilik krematorium yang beroperasi di Jakarta tidak memanfaatkan kesempatan di tengah tingginya angka kematian Covid-19 untuk meraup untung besar dengan mematok harga tak wajar.

Politisi Gerindra itu mengatakan, saat ini kondisi ekonomi warga Jakarta sedang carut marut dihimpit pandemi. Kondisi ini jangan sampai diperparah dengan berbagai praktik bisnis curang di lapangan.

"Jangan ada yang mengambil keuntungan di masa sulit ini," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (24/7/2021).

Tingginya angka kematian di DKI Jakarta membuat permintaan kremasi jenazah meningkat. Hal ini yang membuat beberapa oknum memanfaatkannya untuk mematok harga selangit sebagaimana yang terjadi di salah satu krematorium di Daan Mogot, Jakarta Barat. 

Tempat tersebut mematok harga Rp45 juta untuk sekali mengkremasi jenazah. 

Harga ini dirasa tak wajar. Banyak yang menanyakan kebenarannya, setelah kabar ini viral di media sosial beberapa hari lalu.

"Kami minta semua yayasan, lembaga dan badan yang memiliki krematorium agar dilaksanakan sebaik mungkin sesuai ketentuan dan peraturan serta harganya yang wajar," tegas Ariza.

Di tengah masa sulit seperti sekarang ini, lanjut Ariza pemilik fasilitas seperti krematorium ini seharusnya menunjukan sikap simpati dan empati kepada masyarakat, bukan justru berbalik memeras warga yang sedang kesusahan

"Inilah saatnya kita berkurban, saatnya kita membantu, saatnya kita melayani rakyat," ucapnya.