Ekonomi

Pemerintah Terima 1 Juta Data Calon Penerima BSU, Kamu Salah Satunya? Cek Yuk!

data 1 juta calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) untu tahap pertama.


Pemerintah Terima 1 Juta Data Calon Penerima BSU, Kamu Salah Satunya? Cek Yuk!
Pemerintah kembali memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada para pekerja Indonesia yang terdampak Pandemi Covid-19. (AKURAT.CO/Denny Iswanto)

AKURAT.CO Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah telah menerima data 1 juta calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk tahap pertama. 

Data tersebut diterima dari BPJS Ketenagakerjaan, yang menjadi patokan untuk penerima BSU sebesar 8,7 pekerja.

"Jumlah data yang diserahkan sebesar 1 juta calon penerima BSU, dari total 8,7 juta penerima BSU. Ini juga data dinamis, dimana data dinilai sesuai aturan Menaker," katanya saat konferensi pers hari Jumat (30/7/2021).

Adapun data tersebut nantinya bakal dicek oleh Kemenaker untuk memastikan sesuai dengan ketentuan format, serta menghindari duplikasi data.

"Selanjutnya akan dicek dan screening dari kemenaker untuk memastikan format data, dan menghindari duplikasi data, seperti variabel kelengkapan data, no rekening, NIK, dan sektornya," ucapnya.

Nantinya penyaluran BSU akan disalurkan lewat bank Himbara, yakni BNI, BRI, Mandiri dan serta bank BTN.

"Bagi mereka yang tak memiliki rekening di bank himbara, maka akan dibuatkan rekening secara kolektif di bank Himabra dan BSI," ucapnya.

Seperti diketahui aturan mengenai BSU  tertuang dalam perubahan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 14 tahun 2020 yang diundangkan pada 28 Juli 2021. Mengenai Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah berupa Subsidi Gaji/Upah bagi Bekerja/Buruh dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). 

Dalam Permenaker tersebut, BSU diberikan dalam bentuk uang sebesar Rp 500.000 per bulan selama dua bulan yang dibayarkan sekaligus.