News

Pemerintah Tegaskan PPKM Mikro Bakal Diperluas dan Makin Diperketat

Pemerintah Tegaskan PPKM Mikro Bakal Diperluas dan Makin Diperketat


Pemerintah Tegaskan PPKM Mikro Bakal Diperluas dan Makin Diperketat
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Didampingi Menkes Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers usai Ratas di Istana Negara, Jumat (26/3/2021). (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

AKURAT.CO Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah akan memperketat kriteria Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. Pengetatan itu dilakukan untuk menjaga momentum pemulihan kesehatan dalam negeri.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) usai Rapat Terbatas (Ratas) bersama presiden di istana negara, Jumat (26/3/2021).

Dia mengatakan, berdasarkan statistik perkembangan Covid-19 di tanah air, diketahui bahwa terjadi perkembangan positif kasus Cobid-19 di Indonesia pada saat beberapa negara lain justru mengalami kenaikan.

baca juga:

Dia mengungkapkan, secara kumulatif kasus di Indonesia saat ini tercatat 1.482.559 orang. Sementara positif rate tercatat sebesar 11.49 persen. Kasus aktif nasional terdata sebesar 8.45 persen padahal secara global sebesar 17.06 persen. Lalu, dari sisi fataliti rate, Indonesia mencatat sebesar 2.7 persen. Sementata untuk dunia tercatat 2.02 persen. Lalu, recovery rate Indonesia juga membaik yakni sebesar 88.08 persen dibanding angka global sebesar 80.74 persen.

"Nah, kemudian pelaksanaan PPKM Mikro, sejak 23 Maret-5 April itu ditambahkan Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, NTB, dan NTT. Dan kedepan tentu kita akan teruskan dan tadi arahan bapak Presiden, kriteria nya diperketat. Jadi, nanti sesudah tanggal 5 april kita akan memperketat kriteria PPKM Mikro," katanya.

Dia menambahkan, pemerintah juga berencana akan memperluas atau menambah daftar wilayah yang akan menerapkan PPKM mikro. Jadi, kata dia, setelah 5 April, pemerintah akan menetapkan tambahan provinsi yang menerapkan PPKM mikro.

"Arahan presiden PPKM mikro ini akan diteruskan kewilayahannya. Jadi nanti setelah 5 april kita akan tambahkan 5 provinsi lagi berdasarkan data-data yang ada," katanya.