Ekonomi

Pemerintah Serius Garap Minyak Makan Merah

Pemerintah Serius Garap Minyak Makan Merah
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki (Akurat.co/Andoy)

Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'aruf Amin mengatakan pemerintah tengah serius untuk mengembangkan minyak makan merah (3m) agar cepat bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk itu pemeritah tengah merancang pembangunan pabrik-pabrik 3m di berbagai daerah.

Menurutnya, pembangunan minyak makan merah dapat dilakukan di berbagai daerah terutama di daerah perkebunan rakyat yang memang di luar inti dan plasma.

"Supaya kemarin ada masalah tidak terserap, karena banyak  daerah-daerah yang tiak terserap buah sawitnya," kata Ma'ruf Amin, Jumat (26/8/2022).

baca juga:

Ma'ruf menyatakan, minyak makan merah memiliki banyak keunggulan dan sangat mampu bersaing di pasar global. Untuk itu, diyakini bahwa kualitas dan harga yang akan ditetapkan mampu bersaing ke depannya.

"Pemerintah akan mendorong terus, apalagi ternyata minyak makan merah mempunyai keunggulan itu seperti kaya akan vitamin dan macam-macam. Serta untuk harga dapat bersaing di dalam negeri dan pasar global. Ini potensi baru yang bisa dikembangkan," tegas Wapres.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan pembangunan pabrik minyak makan merah akan dilakukan Bulan Oktober mendatang di Sumatera Utara (Sumut), sedangkan untuk proses produksinya direncanakan dapat dilaksanakan pada Bulan Januari 2022.

"Ada 12 koperasi yang telah siap untuk bangun pabrik minyak makan merah dengan teknologi dan alat-alat yang baru nantinya," ujarnya.

Dalam hal ini, lanjut Teten, pemerintah juga bekerja sama dengan lembaga, yaitu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk menyiapkan izin edar dan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Segala kebijakan afirmasi tengah disiapkan, mulai dari pengurusan SNI agar masyarakat lebih lebih tenang dan aman saat mengkonsumsi. Serta izin edar dan mengawal kualitas minyak makan merah.

"Jadi ini Pak Presiden minta ada percepatan. Mungkin Oktober mulai pembangunan fisik, detail enginering desain akhir bulan ini langsung produksi mesinnya. Ada mesin CPO-nya, ada pabrik pengolaan minyak makan merahnya," jelas Teten.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi