Ekonomi

Pemerintah Pede PDB Riil Indonesia Kalahkan Negara Prancis Hingga Jerman

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan Rancangan Undang-undang tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN tahun anggaran 2021


Pemerintah Pede PDB Riil Indonesia Kalahkan Negara Prancis Hingga Jerman
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat membeberkan PDB riil Indonesia dalam rapat paripurna, Kamis (30/6/22). (tangkapan layar youtube)

AKURAT.CO, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan Produk Domestik Bruto (PDB) rill Indonesia di tahun 2021 mencapai 101,6 persen dibandingkan pada kondisi sebelum pandemi. Menurutnya ini merupakan capaian yang tidak dicapai oleh banyak negara di tahun 2021. Karena mereka belum kembali ke level free pandemi.

“Contohnya Prancis yang hanya mencapai 98,4 persen, Jerman tahun 2021 PDB-nya 97,5, Inggris 96,4 persen, Malaysia 96,4 persen dan Filipina 95,4 persen. Jadi bagi Indonesia yang sudah bisa mencapai pandemi level dalam waktu yang begitu singkat itu merupakan capaian dan itu karena APBN 2022. Kemudian pemulihan ekonomi Indonesia 2021 juga berjalan secara inklusif," beber Sri Mulyani saat menyampaikan Rancangan Undang-undang tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN tahun anggaran 2021 atau biasa disebut RUU P2 APBN, pada sidang paripurna DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (30/6/2022).

Sri Mulyani mengatakan ekonomi Indonesia tahun 2021 dapat tumbuh di 3,69 persen dan Indonesia mampu mengatasi dampak dari pandemi yang melonjak di tahun 2021. Ini sebuah capaian yang sangat baik di tengah situasi yang masih penuh tantangan.

baca juga:

Adapun tidak hanya dari sisi pertumbuhan, dalam indikator kesejahteraan, tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan dari 7,67 persen menjadi 6,49 persen. Kemudian tingkat ketimpangan atau gini rasio juga mnurun dari 0,385 menjadi 0,381. Serta angka kemiskinan juga menurun dari 10,9 persen menjadi 9,71 persen.

" Hal ini menunjukkan bahwa APBN tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi namun perbaikan kualitas sumber daya manusia dan faktor aktivitas menjadi sangat penting," lanjutnya.

Lebih lanjut pihaknya pede jika perekonomian Indonesia akan semakin membaik seiring dengan tren pemulihan yang berlanjut sejak kuartal III tahun 2020 dan juga dimulainya program vaksinasi pada awal tahun 2021.

" Pada tahun 2021 pemerintah terus berupaya untuk menjaga stabilitas keuangan dengan berbagai langkah-langkah dan kebijakan dan juga memberikan stimulus fiskal bagi dunia usaha," terangnya.

Sekadar informasi, berdasarkan Laporan Realisasi APBN dijelaskan bahwa realisasi pendapatan negara mencapai Rp2.011,3 triliun yang terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp1.547,8 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp458.5 triliun, dan penerimaan hibah sebesar Rp5,0 triliun.[]