News

Pemerintah Pastikan RUU KUHP Tak Disahkan di Paripurna Besok

Pemerintah pastikan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang KUHP tak dibawa dalam rapat paripurna, pada Kamis (7/7/2022).


Pemerintah Pastikan RUU KUHP Tak Disahkan di Paripurna Besok
WamenKumHAM, Edward Omar Sharif Hiariej di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (6/7/2022). (AKURAT.CO/Oktaviani)

AKURAT.CO, Pemerintah pastikan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tak dibawa dalam rapat paripurna, pada Kamis (7/7/2022).

Komisi III DPR RI dalam hal ini fraksi-fraksi akan melihat hasil naskah yang sudah disempurnakan oleh pemerintah.

"Oh tidak (disahkan di paripurna). Sudah saya serahkan secara resmi ke Komisi III. Jadi kita sudah serahkan draf Komisi III akan serahkan ke fraksi-fraksi melakukan pembahasan terhadap hasil penyempurnaan dari pemerintah," kata Wamenkum HAM Edward Omar Sharif Hiariej di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (6/7/2022).

baca juga:

Edward menjelaskan, setelah menyerahkan draf RUU KUHP, pemerintah dan DPR akan melihat pasal-pasal khususnya isu krusial khususnya yang menjadi kontroversi.

"Dari Komnas Perempuan juga masih ada keinginan untuk memberi masukan ke dalam 14 pasal krusial itu bisa," ungkapnya.

Edward menyebut, pemerintah dan Komisi III DPR juga akan memastikan masuk dalam Prolegnas 2022, yakni masa tenggatnya sampai 31 Desember 2022.

"Yang jelas dia masuk prolegnas 2022, sampai 31 Desember 2022. Masih ada waktu. Berarti masih lama," ujarnya.

Selain itu, Edward menambahkan, ada dua pasal yang dihapus dari RKUHP ini, satu adalah soal advokat. Surat itu dikeluarkan karena memang itu merupakan materi muatan dari UU advokat.

"Mengapa hanya advokat saja yang diatur? Contoh yang bisa dicurangi itu bisa, jaksa, hakim, panitra, bisa siapapun," bebernya.

Kemudian yang kedua, lanjut Edward, mengenai dokter dan dokter gigi tanpa izin praktik itu sudah ada dalam UU praktek kedokteran.

"Jadi karena kita anggap itu redudan dan yang satu bersifat bukan materi muatan di RKUHP makanya kita take out," tutupnya. []