Ekonomi

Pemerintah Pastikan Debitur KUR Korban Semeru Dapat Perlakuan Khusus

Erupsi Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang mengakibatkan banyak warga terdampak bencana tersebut, termasuk UMKM


Pemerintah Pastikan Debitur KUR Korban Semeru Dapat Perlakuan Khusus
Menurut laporan CNN, gunung Semeru kembali erupsi pada Senin (6/12) dan mengeluarkan material vulkanik (Trisnadi/AP via CNN)

AKURAT.CO Erupsi Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengakibatkan banyak warga terdampak bencana tersebut, termasuk pelaku UMKM

"Pemerintah perlu merespons cepat adanya bencana alam tersebut, khususnya kepada UMKM yang memiliki pembiayaan KUR di perbankan," ungkap Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya, dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (7/12/2021). 

Eddy menambahkan, sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 45/2017 tentang Perlakuan Khusus Terhadap Kredit atau Pembiayaan Bank Bagi Daerah Tertentu di Indonesia yang Terkena Bencana Alam, alternatif yang dapat ditempuh untuk meringankan atau menyelesaikan persoalan kredit perbankan yang dialami UMKM korban bencana alam dengan memberikan Perlakuan Khusus Untuk Debitur KUR Terdampak Bencana. Diantaranya, perpanjangan jangka waktu kredit.

"Terhadap debitur KUR yang terdampak dapat diberikan perpanjangan jangka waktu dengan mempertimbangkan kondisi dan prospek usaha, cashflow, serta kemampuan membayar debitur," kata Eddy. 

Kedua, restrukturisasi dengan perpanjangan jangka waktu kredit dilakukan pada kredit yang sama dan tidak diperkenankan untuk penambahan tunggakan bunga ke pokok pinjaman (plafondering).

"Mengingat saat ini, sistem SIKP belum dapat mengakomodir penambahan outstanding dalam rekening yang sama," ungkap Eddy. 

Ketiga, debitur KUR yang akan dilakukan perpanjangan jangka waktu kredit harus diusulkan lebih dahulu ke penyalur KUR.

"Perpanjangan jangka waktu kredit dapat dilakukan setelah ada konfirmasi dari SIKP atas validitas data rekening KUR yang akan dilakukan restrukturisasi," ulas Eddy. 

Keempat, lanjut Eddy, penambahan plafon kredit. Terhadap debitur KUR yang terdampak dapat diberikan suplesi/kredit baru dengan mempertimbangkan kondisi dan prospek usaha, cashflow, serta kemampuan membayar debitur.