Rahmah

Pemerintah Lakukan Pemantapan Manasik Jelang Puncak Haji

Layanan ini untuk mengingatkan, mereview, dan memastikan jemaah telah paham rukun, wajib dan hal-hal lainnya yang diatur dalam ketentuan manasik


Pemerintah Lakukan Pemantapan Manasik Jelang Puncak Haji
Ilustrasi Kakbah saat dipenuhi para jemaah dari seluruh dunia (pixabay.com)

AKURAT.CO Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji, Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau yang lebih dikenal dengan Armuzna, pemerintah memberikan perhatian khusus terkait dengan manasik dan bimbingan ibadah.

"Pemerintah melalui petugas bimbingan ibadah dan konsultan ibadah melakukan program pemantapan manasik setiap hari, di tempat akomodasi atau hotel jemaah," kata Plh Kepala Biro Humas, Data dan Informasi, Wawan Djunaedi saat Konprensi Pers di Media Center Haji, Jakarta, Jumat (1/7/2022), dikutip AKURAT.CO dari laman resmi Kemenag.

"Layanan ini untuk mengingatkan, mereview, dan memastikan jemaah telah paham rukun, wajib dan hal-hal lainnya yang diatur dalam ketentuan manasik," sambung Wawan.

baca juga:

Wawan menjelaskan, demi memaksimalkan pelaksanaan ibadah haji terutama bagi jemaah yang sakit, pihaknya juga juga menyampaikan rukhshah-rukhshah (keringanan hukum) dalam ibadah haji.

Harapannya, kondisi lemah dan sakit tidak menghalangi jemaah untuk tetap melaksanakan haji sesuai dengan syari’at dan hakikat sehingga ibadah haji mereka sah, sempurna, dan mabrur.

"Pemerintah mengimbau, seluruh jemaah untuk mengikutinya dengan seksama. Bertanya dan berkonsultasi jika belum paham. Dan jemaah lebih mengedepankan nilai ibadah, makna dan hikmah dari rangkaian ibadah haji," tandas Wawan.

Sebelumnya diinfokan, jelang puncak haji Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan. Rapat ini difokuskan pada upaya perlindungan kepada jemaah haji Indonesia.

Rapat ini dihadiri oleh tim Satuan Tugas (Satgas) Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Tiap-tiap satgas dicek satu persatu dan dberikan tanggung jawab.

“Satgas Arafah menjadi tanggung jawab Daker Bandara, pra Armuzna harus melakukan koordinasi persiapan pelaksanaan untuk pelayanan di Kemah Misi Haji dan Pengawas Maktab. Juga harus  melakukan sweeping akhir jemaah di Arafah pada 9 Zulhijah tengah malam,” kata Ketua PPIH Arsad Hidayat dalam rapat tersebut, Rabu (29/6/2022) lalu di Jeddah, Arab Saudi.

Satgas Muzdalifah dipegang oleh Daker Makkah yang bertugas melakukan weeping hotel jemaah haji yang berada di Makkah pada 8 Zulhijah.  Juga, satgas Muzdalifah melakukan pengawasan Maktab yang bertugas melakukan pemantauan dan pengawasan layanan kedatangan dan penempatan jemaah di Muzdalifah.[]

Sumber: Kemenag