News

Pemerintah Iran Kerahkan Massa untuk Demonstrasi Tandingan, Desak Eksekusi bagi 'Perusuh'

Memprotes kematian Mahsa Amini, para demonstran dicela sebagai 'tentara Israel' oleh massa pro-pemerintah.


Pemerintah Iran Kerahkan Massa untuk Demonstrasi Tandingan, Desak Eksekusi bagi 'Perusuh'
Iran dirundung demonstrasi besar-besaran atas kasus Mahsa Amini yang meninggal pekan lalu setelah ditangkap oleh polisi moral karena mengenakan pakaian 'tak pantas'. (REUTERS)

AKURAT.CO Demonstrasi yang diorganisir pemerintah Iran berlangsung di sejumlah kota pada Jumat (23/9). Mereka melawan protes anti-pemerintah yang dipicu oleh kematian seorang wanita dalam tahanan polisi karena jilbabnya 'kurang pantas'. Sejumlah demonstran pro-pemerintah tersebut bahkan menyerukan eksekusi bagi para'perusuh'.

Dilansir dari Reuters, demonstran mengutuk pengunjuk rasa anti-pemerintah dengan mencela mereka sebagai 'tentara Israel', menurut liputan televisi pemerintah. Mereka juga meneriakkan 'Matilah Amerika' dan 'Matilah Israel', yel-yel yang umum digunakan para ulama negara itu untuk mencoba membangkitkan dukungan bagi otoritas.

"Pelanggar Al-Qur'an harus dieksekusi," teriak massa.

baca juga:

Iran dirundung demonstrasi besar-besaran atas kasus Mahsa Amini. Wanita 22 tahun itu meninggal pekan lalu setelah ditangkap oleh polisi moral karena mengenakan pakaian 'tak pantas'.

Kematian Amini pun menyulut kembali kemarahan rakyat atas berbagai masalah, termasuk pembatasan kebebasan pribadi di Iran, aturan berpakaian yang ketat bagi wanita, dan ekonomi yang oleng akibat sanksi.

Pada Jumat (23/9), tentara Iran menyampaikan peringatan terberat dari otoritas kepada para demonstran yang marah dengan kematian Amini.

"Aksi nekat ini adalah bagian dari strategi jahat musuh untuk melemahkan rezim Islam," ujarnya.

Militer bertekad akan menghadapi berbagai rencana 'musuh' demi memastikan keamanan dan perdamaian bagi orang-orang yang diserang secara tak adil.

Peringatan serupa juga disampaikan Menteri Intelijen Mahmoud Alavi pada Jumat (23/9) kepada 'para penghasut'.