Ekonomi

Pemerintah Ingatkan Insentif Pajak Tak Berlaku Selamanya, Kenapa?

Dalam rangka menanggulangi dampak pandemi Covid 19 terhadap sektor ekonomi pemerintah melakukan berbagai upaya, diantaranya pemberian insentif perpajakan


Pemerintah Ingatkan Insentif Pajak Tak Berlaku Selamanya, Kenapa?
Wakil Menteri Keuangan, Suhasil Nazara (Akurat.co/Andoy)

AKURAT.CO Dalam rangka menanggulangi dampak pandemi Covid-19 terhadap sektor ekonomi pemerintah melakukan berbagai upaya, diantaranya pemberian insentif perpajakan. 

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara menyampaikan bahwa dengan hadirnya insentif pajak ini faktanya mampu membantu keuangan para pengusaha di masa krisis akibat pandemi Covid-19.

"Hadirnya insentif pajak memanglah menjadi salah satu upaya kami di pemerintahan untuk menanggulangi dampak pandemi di sektor ekonomi, hasil yang didapat dari insentif tersebut para pengusaha merasa terbantu dengan adanya insentif ini," ucapnya pada saat diskusi virtual Wealth Wisdom 2021: Navigating Economic policy in the middle of global storm, Jumat (17/9/2021).

Adapun menariknya, lanjutnya, banyak sekali yang bertanya apakah insentif pajak ini akan diberlakukan selamanya atau tidak. Suahasil menegaskan jawabannya adalah tidak berlaku selamanya. 

"Mengapa tidak berlaku selamanya? ketika kondisi sudah normal kembali dan krisis mereda, kami berharap agar masyarakat wajib membayar pajak kembali sesuai aturan, sebab ketika pandemi ini berakhir maka keuangan para pengusaha pun juga sudah kembali normal oleh karen itu penerimaan pajak sangatlah penting, khususnya demi menjaga kesehatan APBN," ucapnya. 

Sebagai informasi, baru-baru ini pemerintah kembali memperpanjang diskon pajak atau Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) 100 persen untuk kendaraan bermotor sampai akhir tahun 2021.

“Perpanjangan insentif tersebut dilakukan untuk menstimulasi konsumsi masyarakat kelas menengah seiring dengan perkembangan positif penanganan pandemi Covid-19 sehingga diharapkan terus dimanfaatkan,” ungkap Febrio Kacaribu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan melalui keterangan tertulis, Jumat (17/9/2021).

Pandemi Covid-19 masih menjadi tantangan besar bagi dunia dan Indonesia. Setelah menghadapi gelombang akibat varian Delta, saat ini Indonesia telah berhasil menurunkan kembali kasus Covid-19 secara signifikan.

Sinergi yang kuat semua pihak, termasuk penerapan kebijakan PPKM telah efektif membuat penularan kasus harian menurun signifikan. Disiplin protokol kesehatan serta partisipasi masyarakat dalam mensukseskan program vaksinasi perlu terus diperluas dan diakselerasi.

Perbaikan kondisi pandemi ini menjadi momentum dalam melanjutkan laju pemulihan ekonomi yang cukup kuat hingga Triwulan II-2021.[]