Olahraga

Pemerintah Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah ASEAN Para Games 2021

Vietnam hanya akan menyelenggarakan SEA Games 2021.


Pemerintah Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah ASEAN Para Games 2021
SEA Games Hanoi 2021 dan Asean Para Games Hanoi 2021 (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Pemerintah memberikan dukungan kepada Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia yang berniat mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah ASEAN Para Games 2021, yang dijadwalkan bakal berlangsung pada Mei 2022. Hal itu dikatakan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali.

Menpora Amali mengatakan, keinginan Indonesia jadi tuan rumah pesta olahraga bagi para atlet disabilitas se-Asia Tenggara merupakan permintaan dari Ketua Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia, Senny Marbun, setelah mengetahui bahwa Vietnam hanya akan menyelenggarakan SEA Games 2021.

“Pada saat penutupan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Papua yang lalu, Ketua Umum NPC, Senny Marbun menyampaikan bahwa bila diizinkan oleh pemerintah, NPC Indonesia akan mengajukan diri,” kata Menpora dalam jumpa pers virtual, Kamis (18/11).

“Tentu saya sampaikan silakan dan memang Presiden udah terinformasi dan beliau memberikan dukungan. Secara teknisnya dibicarakan dengan Menpora dan kita tunggu saja. Kalau kita dipercaya dan terpilih, maka kita akan lakukan itu di Indonesia.”

Amali menambahkan, keinginan Indonesia jadi tuan rumah sejauh ini masih sebatas wacana. Menurutnya, NPC Indonesia baru akan menggelar rapat untuk mendapatkan keputusan pasti tersebut pada 29 November mendatang.

Oleh karenanya, mengenai lokasi penyelenggaraan belum diketahui secara pasti. Selain itu, posisi pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), hanya bisa menunggu informasi lebih lanjut dari NPC Indonesia.

“Pemerintah berposisi menunggu karena yang mengajukan ada Thailand dan Malaysia. Jadi ada tiga termasuk kita. Belum tentu Indonesia, tapi kita berharap Indonesia. Seandainya kita diberikan kesempatan maka pasti kita harus siap,” tuturnya.

“Kita belum tentukan lokasinya dimana karena itu kan kita menunggu dari NPC. Karena yang bernegosiasi dan menyampaikan kesanggupan adalah NPC, bukan pemerintah. Jadi posisi pemerintah dalam posisi menunggu saja. Kalau sudah ada, baru itu yang saya akan respons untuk menyatakan kesanggupan pemerintah berikan dukungan,” jelas Menpora.

Lebih jauh, keinginan Indonesia untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah ASEAN Para Games 2021 terbilang cukup dipertanyakan. Sebab, Indonesia melalui Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) saat ini masih terkena sanksi Badan Anti Doping Dunia (WADA) karena dianggap tidak memenuhi standar tes anti-doping internasional. 

Salah satu akibat dari sanksi WADA tersebut adalah Indonesia dilarang mengajukan diri atau menjadi tuan rumah ajang olahraga apapun.

Terkait hal itu, Menpora Amali berharap bahwa keinginan Indonesia jadi tuan rumah ASEAN Para Games bisa menjadi bahan bagi LADI untuk segera menyelesaikan masalah dan mempercepat pencabutan sanksi dari WADA.

“Sekarang kan prosesnya WADA dan LADI berkomunikasi terus. Bahkan saya dapat informasi bahwa sampel untuk Peparnas kemarin sudah terkirim ada 200 kalau ga salah langsung dikirim ke lab Qatar. Karena itu sudah masuk dalam perencanaan.”

“Mudah-mudahan hal yang jadi kekurangan LADI itu bisa segera terpenuhi dan LADI akan dinyatakan sudah patuh. Lain-lain kan akan kita lakukan sambil jalan. Kita berharap kalau diizinkan jadi tuan rumah, itu sudah selesai ga ada masalah,” tandasnya.[]