Ekonomi

Pemerintah Dorong Program Subsidi KUR Diperpanjang Hingga Desember 2021

Pemerintah Dorong Program Subsidi KUR Diperpanjang Hingga Desember 2021
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Humas Kemenko Bidang Perekonomian)

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah sedang mendorong subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar 3 persen bisa dilanjutkan hingga bulan Desember 2021 nanti. 

"Saat ini pemerintah sedang mendorong agar subsidi bunga KUR 3 persen tidak hanya akan berlaku sampai dengan Juni nanti, melainkan hingga Desember 2021," ujar Airlangga Hartarto pada saat konferensi pers bersama media di Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Tak hanya itu saja, tambahnya, kedepannya pemerintah saat ini juga sedang mereview kembali  program KUR yang semulanya bebas agunan hanya untuk kurang dari Rp50 juta kini sedang didorong agar mampu menjangkau hingga Rp100 juta. 

baca juga:

Maka dengan itu, melalui KUR super ultra mikro ini pemerintah berharap para alumni Kartu Prakerja dapat mengembangkan usahanya dan dapat nantinya bisa mengakses program pembiayaan yang lebih besar seperti KUR mikro, KUR kecil, hingga KUR TKI.

“Jadi KUR alumni ini merupakan  pinjaman bukan bansos, jadi mesti dibayar yang sekarang bunganya disubsidi 3 persen dan kami berharap bahwa dengan semakin banyaknya modal kerja, para alumni akan menjadi pengusaha yang tangguh,” papar Airlangga Hartarto.

Sebagai informasi, Pemerintah kembali menyiapkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) super mikro yang bisa digunakan oleh para alumni kartu pra kerja untuk berwirausaha.

" Dimana menurut Airlangga, para lulusan dari Kartu Prakerja bisa ditawarkan untuk kredit usaha rakyat super mikro yang besarnya di bawah Rp10 juta,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat Sosialisasi Penguatan Wirausaha Alumni Program Kartu Prakerja melalui Pembiayaan KUR di Jakarta, Kamis.

Airlangga Hartarto mengatakan berdasarkan survei dari Manajemen Pelaksana Program (PMO) kartu pra kerja, permodalan menjadi tantangan utama bagi para wirausahawan dan pinjaman melalui KUR bisa menjadi solusi permodalan. Karenanya pada 2021, pemerintah meningkatkan anggaran KUR menjadi Rp253 triliun.

Adapun berdasarkan survei dari PMO Kartu Prakerja, sebanyak 17 persen penerima insentif Kartu Prakerja atau 387.234 alumni menjadi wirausaha. Anggaran yang disiapkan untuk pembiayaan KUR super mikro sebanyak 16,5 persen dari total KUR atau mencapai Rp41,8 triliun.[]

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu