News

Pemerintah Diminta Cepat Tanggap Tanggulangi dan Deteksi Dini Bencana Alam


Pemerintah Diminta Cepat Tanggap Tanggulangi dan Deteksi Dini Bencana Alam
Ilustrasi - Tanah Longsor (AKURAT.CO/Candra Nawa)

AKURAT.CO, Intensitas hujan di Kota Pagaralam saat ini sangat tinggi. Bahkan setiap hari hujan deras selalu menguyur semua wilayah di Kota Pagaralam.

Kondisi ini membuat sejumlah kawasan di Pagaralam harus diwaspadai. Pasalnya ada beberapa kawasan yang menjadi langganan bencana longsor. Kondisi ini disebabkan sejumlah kawasan tersebut terletak di tepi tebing.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pagaralam menyebutkan, di Kota Pagaralam terdapat 19 titik kawasan yang ditetapkan sebagai daerah rawan longsor seperti Liku Endikat, Liku Lematang, Gunung Dempo dan beberapa daerah yang ada di lima di kecamatan.

Merespon informasi tersebut, Benny Benyamin Tatung Caleg DPR RI Dapil Sumsel II mengimbau kepada masyarakat Pagaralam agar senantiasa berhati - hati terutama saat melakukan perjalanan melewati daerah rawan bencana.

"Dengan kondisi seperti ini masyarakat harus lebih waspada apalagi daerah seperti Liku Lematang, Liku Endikat dan di Gunung Dempo itu kawasan titik rawan longsornya berada di jalur lalu lintas. Pasalnya longsor bisa terjadi kapan saja mengingat kondisi tanah tebing di kawasan tersebut saat hujan menjadi mudah longsor. Semoga musim penghujan ini tidak menimbulkan korban jiwa dan kerugian bagi masyarakat," katanya di Pagaralam, Jumat (15/2/2019).

Caleg dari Partai Golkar yang seringkali melakukan kunjungan ke beberapa daerah di Sumsel ini juga menambahkan, pemerintah melalui BPBD dan yang lainnya harus cepat tanggap dan melakukan deteksi dini atas terjadinya bencana.

"Kita meminta agar pemerintah bisa cepat tanggap dan deteksi dini bencana alam di Pagaralam. Selain rawan longsor Pagaralam juga rawan bencana banjir serta puting beliung. Namun di musim hujan seperti saat ini warga yang tinggal di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) juga harus ekstra waspada," tegasnya. []