News

Pembunuh Gadis Open BO Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

HR (23), pembunuh AF (18) gadis yang dia dapatkan dari aplikasi jasa seks berbayar Michat harus menelan pil pahit.

Pembunuh Gadis Open BO Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
Rela adegan saat HR menjerat leher AF (Badri/Akurat.co)

AKURAT.CO, HR (23), pembunuh AF (18) gadis yang dia dapatkan dari aplikasi jasa seks berbayar Michat harus menelan pil pahit. Ia dijerat pasal pembunuhan berencana. Sebelum melakukan hubungan badan di salah satu hotel Melati di kawasan Senen, ia telah menyiapkan tali yang menurut dia disiagakan jika perempuan yang dia bayar itu tak menuruti kemauan syahwatnya. 

Kanit Reskrim Polsek Senen Ganang Agung mengatakan, tali yang dia gunakan untuk menjerat leher AF telah dia siapkan sebelum masuk hotel. Atas perbuatannya itu ia disangka melakukan rencana pembunuhan terhadap teman kencannya. 

"Iya sudah ada dan memenuhi unsur rencana (pembunuhan). Kita kenakan pelakunya Pasal 340 subsider Pasal 338 dan atau Pasal 365, ya," katanya usai memimpin rekonstruksi pembunuhan itu. 

baca juga:

Peristiwa pembunuhan sadis itu terjadi di kamar 505 lantai 5 Hotel Laura, kawasan Senen. Setelah jasa seks perempuan muda itu ia dapatkan, HR mencoba menggasak barang-barang milik AF yang ada di dalam tas. Tapi, AF melawan dan mencoba merebut tasnya. 

Tersulut emosi lantaran barang yang dia inginkan tak berhasil didapatkan, ia mendorong perempuan itu hingga terjatuh dan telungkup di atas kasur. HR lalu semakin dikendalikan setan. Ia meluapkan emosinya dengan menjerat leher AF dua lingkaran hingga AF kesulitan napas. 

"Tali sudah pelaku siapkan terlebih dahulu. Tali kasur. Kemudian leher korban dijerat. Lalu ditarik sebanyak 2 kali sehingga korban tidak sadarkan diri," katanya. 

Setelah merasa AF telah pingsan, HR kembali melirik tas AF. Disana ia temukan barang-barang milik pribadi AF. Diantaranya Handphone, cincin, dan kalung. Ia lalu memesan ojek online dan kabur menuju stasiun Tanah Abang untuk menghilangkan jejaknya dari kejaran petugas. 

"Kemudian pelaku melarikan diri. Jadi jam 12.30 sudah checkout. Jadi kemungkinan korban meninggal itu pukul 12 siang," ungkapnya. []