Olahraga

Pembalap Indonesia Tutup Asian Le Mans Seri Abu Dhabi dengan Kemenangan

Kemenangan ini menjadi modal apik bagi Sean dan tim untuk tampil di World Endurance Championship.


Pembalap Indonesia Tutup Asian Le Mans Seri Abu Dhabi dengan Kemenangan
Pembalap Indonesia, Sean Gelael (kiri) bersama dua pembalap tim JOTA Sport lainnya, Tom Blomqvist dan Stoffel Vandoorne (TWITTER/@svandoorne)

AKURAT.CO, Tim JOTA Sport yang digawangi pebalap Indonesia Sean Gelael dan pebalap Inggris Tom Blomqvist tampil gemilang karena menutup Asian Le Mans Series (ALMS) 2021 seri Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dengan kemenangan.

Berlaga di Sirkuit Yas Marina, Sabtu (20/2) malam waktu setempat, tim dukungan Pertamina dan BNI ini menang dramatis karena hanya unggul 0,4 detik di atas pebalap G-Drive, Franco Colapinto.

Dengan kemenangan seri empat ini, JOTA Sport tampil dominan di Abu Dhabi setelah satu hari sebelumnya juga menang lewat duet Sean Gelael dan Tom Blomqvist.

“Pertarungan dengan Colapinto memang sengit, karena dia sangat cepat.” kata Sean dalam keterangan resminya.

“Tapi kondisi saya lebih baik dibanding kemarin, karena balapan yang dipisah ikut menolong. Saya senang sudah mendapatkan chemistry dengan tim dan ini jadi modal bagus buat WEC (World Endurance Championship).”

Sean Gelael mengawali balapan seri empat sebagai starter dan durasi yang dia lakukan juga tidak sembarangan karena situasi dan kondisi di atas trek. Dari rencana tampil 1,5 jam, Sean terpaksa tampil sebanyak dua jam.

Pada saat dua jam pertama itu, Sean yang start dari posisi enam sempat naik ke posisi pertama. Kehebatan tim JOTA saat pit stop ikut membantu pencapaian itu.

Tom Blomqvist kemudian mengambil alih kendali dan situasi membawanya ke posisi dua. Pebalap Inggris ini punya andil dalam mengejar selisih waktu dari tertinggal 18 detik, untuk menyusul Pembalap G-Drive, Rui Pinto de Andrade yang memimpin balapan.

Kemudi kemudian pindah lagi ke Sean. Pebalap Indonesia berusia 24 tahun itu sempat unggul 35 detik, lalu hanya 11 detik setelah pit stop terakhir. Di saat itulah Colapinto memburunya hingga memangkas selisih di bawah satu detik.