Ekonomi

Pemasukan Seret, Pengusaha Ritel Ingin Beroperasi Terus Walau PPKM Diperpanjang!

jika PPKM diperpanjang maka harapannya pusat belanja hingga ritel tetap dapat beroperasi


Pemasukan Seret, Pengusaha Ritel Ingin Beroperasi Terus Walau PPKM Diperpanjang!
Pengunjung melintasi kios pertokoan yang tutup di ritel pusat perbelanjaan kawasan Semanggi, Jakarta, Senin (28/1/2019). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Nasib perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 akan ditentukan hari ini.

Melihat hal tersebut Dewan Penasihat Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Tutum Rahanta mengharapkan bahwa jika PPKM diperpanjang maka harapannya pusat belanja hingga ritel tetap dapat beroperasi.

"Kita minta kalau diperpanjang, tetap diijinkan beroperasi dengan berbagai prokes yang ketat," serunya saat dihubungi Akurat.co, Senin (2/8/2021).

Menurutnya jika terus diperpanjang dengan pembatasan untuk sektor ritel, maka akan semakin memperparah kondisi perekonomian.

Tutum juga mengungkapkan saat ini kondisi ritel juga sangan sulit, dimana pamasukan semakin berkurang dengan adanya pembatasan operasi.

"Efeknya akan memperparah ekonomi, ritel lagi sulit karena memang tidak ada pemasukan," ucapnya.

Sebelumnya Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Roy N. Mandey mengatakan hampir setiap harinya ada satu atau dua toko ritel yang tutup pada 2021.

Akibatnya sudah ada 200 toko ritel yang bangkrut hingga Juni 2021.

"Kemudian pada 2021, tiga bulan pertama 88 toko swalayan yang tutup kalau ditambah dengan hingga hari ini 3 bulan lagi berarti sudah ada 200 toko swalayan yang tutup," tutur Roy, saat konferensi pers virtual, Kamis (22/7/2021).