Olahraga

Pemain Andalan Garuda INAF Targetkan Cetak Gol di Tiap Laga Piala Dunia

Pemain Andalan Garuda INAF Targetkan Cetak Gol di Tiap Laga Piala Dunia
Penyerang Timnas Amputasi Indonesia, Shiddiqi Bahiri (Instagram.com/inaf_official)

AKURAT.CO, Keyakinan tinggi dimiliki oleh penyerang Tim Nasional Sepakbola Amputasi Indonesia, Shiddiq Bahiri. Pemain dengan rambut gondrong itu menargetkan diri sendiri agar bisa mencetak gol dalam setiap pertandingan di Piala Dunia Amputasi 2022.

Bahiri merupakan salah satu pemain andalan dari skuat-Garuda INAF (Indonesia National Amputee Football/PSAI). Ia kerap mencetak gol ketika Timnas Amputasi berlaga, termasuk dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Bangladesh pada Maret lalu.

Pemain yang akrab disapa Maz Bahir ini tercatat mampu mencetak tiga gol dalam kualifikasi. Jumlahnya hanya kalah dari Agung Rizki dan kapten tim Aditya.

baca juga:

Begitu pula dalam laga uji coba sebagai persiapan jelang Piala Dunia Amputasi 2022. Bahir mampu melesakkan empat gol ke gawang tim DKI Jakarta Selection dan Jawa Timur Selection.

“Kalau target, minimal saya dalam satu pertandingan bikin satu gol. Di grup ini kan bermain tiga kali, jadi total tiga gol. Bismillah,” kata Bahir ketika ditemui beberapa hari lalu sebelum terbang ke Turki.

Selain itu, Bahir semakin termotivasi karena dirinya ternyata mendapatkan tantangan dari rekannya yang merupakan penjaga gawang Jawa Timur Selection. Ia dijanjikan uang tunai ratusan ribu andai bisa mencetak hattrick dalam salah satu pertandingan di Piala Dunia 2022 nanti.

“Kalau kemarin saya dengan kiper dari Jatim ngobrol, itu dia bilang  ‘Ayo mas Bahir, kalau kamu bisa mencetak gol tiga kali dalam satu pertandingan, tak kasih, 200 ribu kayak-nya.’ Saya langsung jawab siap, hahaha,” cerita dia.

Piala Dunia Amputasi 2022 akan berlangsung di Istanbul, Turki pada 1-9 Oktober. Skuat Garuda INAF tergabung dalam grup C bersama dengan tim-tim tangguh seperti Amerika Serikat, Argentina, dan Inggris.

Meski berat, Bahir enggan gentar. Sebab, menurutnya Timnas Amputasi sejauh ini sudah menjalani persiapan dengan sangat matang. Mereka diketahui melakukan pemusatan latihan atau training camp (TC) selama tiga bulan penuh di bawah arahan pelatih Bayu Guntoro.

“Persiapan alhamdulillah kita sudah TC selama tiga  bulan kemarin. Dilatih oleh Coach Bayu. Program-programnya ada. Alhamdulillah selama tiga bulan latihannya agak keras karena ini Piala Dunia. Alhamdulillah progresnya semakin baik dari yang kemarin,” ucapnya.

“Jadi persiapannya sudah matang. Walaupun, karena kita tahu, kita baru pertama kali ini, dan lawannya lebih berat itu. Tapi dari pandangan kita sama saja.”[]