Ekonomi

Peluang Usaha di Lahan Sempit, dari Menanam Sayur hingga Ternak Jangkrik

berikut ini berbagai peluang usaha rumahan yang bisa dikembangkan hanya dengan memanfaatkan lahan sempit.


Peluang Usaha di Lahan Sempit, dari Menanam Sayur hingga Ternak Jangkrik
Tanaman sayuran hidroponik di kebun Forever Green Farm di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (13/5/2020). Bisnis sayuran hidroponik Forever Green Farm milik Michael James Kopot (25) ini terbilang baru. Namun, di kala masa pandemi saat ini, momennya sangat menguntungkan, karena naiknya permintaan warga akan bahan sayuran ketika pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Keunggulan sistem pesan antar menjadi daya tarik konsumen, ketika masyarakat tidak ingin keluar rumah. Sayuran (AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo)

AKURAT.CO  Banyak penduduk kota yang ingin memiliki usaha rumahan. Sayangnya, terhambat lahan yang tak cukup luas. Padahal, ada beberapa bisnis yang bisa dikembangkan hanya dengan memanfaatkan lahan yang sempit lho.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini berbagai peluang usaha rumahan yang bisa dikembangkan hanya dengan memanfaatkan lahan sempit.

1. Sayuran hidroponik

Model budi daya sayuran ini sudah ada sejak lama. Tetapi banyak yang belum menjadikannya sebagai bisnis. Padahal, perawatan sayuran hidroponik terbilang cukup sederhana. Berbekal paralon bersusun, air, dan nutrisi, serta bibit tanaman, beberapa sayuran seperti sawi, kangkung, cabe, atau tomat, maka tanaman-tanaman bisa tumbuh dengan baik.

2. Jamur merang

Camilan dari jamur menjadi salah satu kudapan favorit pengganti kentang maupun sosis. Maka dari itu, bisnis ini juga dianggap dapat mendatangkan profit yang lumayan. Dimulai dari persiapan ruangan dengan ukuran sekitar 6x4 meter dan tinggi minimal 3 meter, bisnis jamur merang sudah bisa dimulai.

3. Berbagai jenis ikan

Memenuhi berbagai lesehan yang ada di Indonesia, bisnis ikan menjadi salah satu peluang usaha yang menguntungkan. Bagi kamu yang tinggal di perkotaan, bisnis ini masih bisa dikembangkan.

Pasalnya, hanya dengan berbekal terpal, ember, baskom atau apapun yang bisa digunakan untuk menampung air dan ikan, bisnis ini sudah bisa dikembangkan.