Olahraga

Peluang Ganda Putra, Aryono Miranat: Siapa yang Siap, Dia yang Juara

Tim bulu tangkis Indonesia terakhir kali tampil di Kejuaraan Dunia pada tahun 2019.

Peluang Ganda Putra, Aryono Miranat: Siapa yang Siap, Dia yang Juara
Pelatih ganda putra Pelatnas PBSI CIpayung, Aryono Miranat. (PBSI)

AKURAT.CO - Para pebulutangkis elit dunia tengah bersiap untuk tampil di Kejuaraan Dunia 2022 yang akan berlangsung di Tokyo Metropolitan Stadium, Tokyo, Jepang pada 22-28 Agustus mendatang.

Tidak terkecuali tim bulu tangkis Indonesia. Mereka akan kembali berjuang maksimal untuk memperebutkan medali terbaik di lima sektor. PBSI sendiri mengirimkan 15 wakil dalam Kejuaraan Dunia tahun ini.

Khusus untuk sektor ganda putra, sektor andalan Merah-Putih untuk menyumbang gelar, pelatih ganda putra pelatnas PBSI, Aryono Miranat menyampaikan bahwa pasukannya dalam keadaan siap tempur.

baca juga:

Termasuk ganda peringkat satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang sempat absen dalam beberapa turnamen BWF World Tour lantaran Marcus masih menjalani pemulihan cedera.

"Kita mempersiapkan tim ganda putra sudah dua bulan, secara fisik dan teknik. Minggu ini sekarang persiapan ke porsi pertandingan dan strategi. Semuanya sudah siap," jelas Aryono saat jumpa pers virtual, Senin (15/8) kemarin.

"Marcus/Kevin setelah (turnamen di) Indonesia absen karena kaki Marcus belum 100 persen. Setelah Malaysia dan Singapura, Marcus sudah menunjukkan kemajuan. Walau masih merasa sedikit sakit tapi sudah lebih enak. Persiapannya lebih baik."

Tidak bisa dipungkiri, sektor ganda putra memang merupakan sektor andalan bagi Merah-Putih untuk merebut gelar dalam berbagai kejuaraan internasional.

Namun, Aryono meminta anak-anak asuhnya untuk tidak menjadikan ekspetasi tersebut sebagai beban dalam pertandingan. Pelatih berusia 58 tahun itu meminta ekpetasi trsebut sebisa mungkin mereka rubah menjadi motivasi.

"Selama ini ganda putra memang sudah berhasil untuk beberapa pertandingan. Kami sampaikan ke pemain hal itu jangan dijadikan beban, tapi jadi motivasi buat tampil lebih baik lagi. Kalau dijadikan beban malah jadi berbalik hasilnya," jelas Aryono.

Pasukan Merah-Putih hanya tinggal menunggu hitungan hari untuk terbang ke Jepang. Latihan yang dilakukan tim juga sebisa mungkin diminimalisir agar jangan sampai ada yang cedera.

Aryono menyebut saat ini tim pelatih lebih memfokuskan pasukan ganda putra dalam strategi bermain dan untuk akurasi pukulan. Selain itu, selalu akan ada evaluasi untuk setiap calon lawan yang akan dihadapi.

Sebagai informasi, tim bulu tangkis Indonesia terakhir kali tampil di Kejuaraan Dunia pada tahun 2019. Setelah itu, Kejuaraan Dunia sempat absen pada 2020 lantaran menyebarnya Pandemi Covid-19, dan tidak mengirim wakil pada tahun 2021.

"Tidak ada persiapan khusus untuk Kejuaraan Dunia kali ini, kami pakai pertandingan di kejuaraan-kejuaraan open seperti biasa (sebagai persiapan). Mereka yang siap yang bakalan keluar jadi juara," Aryono menuntaskan.