Olahraga

Pelti Optimistis Tim Piala Davis Indonesia Bertahan di Grup II Dunia

Pemenang play off bakal menghuni grup dunia ll tahun depan, sementara yang kalah terlempar ke Grup lll Zona Asia.


Pelti Optimistis Tim Piala Davis Indonesia Bertahan di Grup II Dunia
Tim tenis beregu putra Indonesia saat menghadapi Polandia pada babak pertama Piala Davis 2022 Grup II Dunia di Hala Widowiskowo Sportowa, Inowroclaw, Polandia, 16-17 September, (Instagram.com/christorungkat)

AKURAT.CO, Optimisme tinggi dipegang oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PP Pelti), Rildo Ananda Anwar, terhadap tim Indonesia di laga play-off Grup II Piala Davis melawan Vietnam pada awal Februari 2023. Pelti yakin bahwa Christopher Rungkat dan kolega bisa bertahan di grup yang sama tahun depan.

"Kami yakin (menang), kami telah melakukan evaluasi setelah kalah lawan tuan rumah Polandia di babak pertama Grup ll pekan lalu," tutur Rildo di kantor pusat induk organisasi tenis di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, dalam keterangan resminya, Kamis (21/9).

Tim beregu putra Indonesia mesti melakoni laga play-off untuk tetap bertahan di Grup II Piala Davis 2023 setelah sebelumnya dipaksa menyerah 5-0 dari tim kuat Polandia pada pekan lalu.

baca juga:

Menurut Rildo, tim Merah Putih memang kalah dari lawan yang materi pemainnya lebih baik. Namun, Christopher Rungkat dan tim tidak tampil buruk, termasuk debutan Nathan Anthony Barki, Tegar Abdi Satria Wibowo, dan Lucky Candra Kurniawan.

"Malah baik mereka mengalami kekalahan saat ini, jadi tahu apa kurangnya dan punya motivasi untuk berlatih lebih keras untuk mengatasi Vietnam nanti," tutur pria yang juga staf khusus bidang Hukum Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini.

Dari pertarungan di Inowroclaw itu, Christopher Rungkat langsung mengikuti turnamen ATP Challenger di Braga, Portugal. Nathan Barki kembali berlatih menempa fisik di Amerika Serikat, sementara M Rifqi Fitriadi pekan ini bertolak ke Vietnam bertanding di ITF Men's World Tennis Tour M25 di Tay Ninh.

Indonesia menjadi unggulan terakhir atau ke-12 dalam laga play-off itu, sedangkan tuan rumah Vietnam adalah tim promosi dari Grup lll Zona Asia. Pemenang play-off bakal menghuni grup dunia ll, sementara yang kalah terlempar ke Grup lll Zona Asia.

Dalam sejarah di ajang perebutan lambang supremasi tenis beregu putra itu, kedua negara telah bertemu dua kali. Vietnam menyapu dua kemenangan termasuk pada pertemuan di Stadion Tenis Manahan Solo, 2016. Vietnam unggul 3-2.

Pada laga tahun depan, kedua negara masih mengandalkan petenis yang sama. Nam Hoang Ly yang kini semakin matang di tunggal bakal menjadi andalan Vietnam sedangkan Indonesia masih bertumpu pada Christopher Rungkat yang saat ini menjadi spesialis ganda.[]