Olahraga

Pelatih Timnas Putri Sebut Timnas Masih Terbuka untuk Sabreena Dressler

Sabreena Dressler direkrut Subiaco AFC, klub divisi dua Liga Australia.


Pelatih Timnas Putri Sebut Timnas Masih Terbuka untuk Sabreena Dressler
Pesepakbola Sabreena Dressler (rompi hijau) saat mengikuti latihan bersama dengan Timnas Putri Indonesia. (Instagram.com/sabreenadressler)

AKURAT.CO, Pelatih Tim Nasional Sepak Bola Putri Indonesia, Rudy Eka Priyambada, menyambut baik kabar bahwa salah satu pemainnya, Sabreena Dressler, direkrut salah satu klub Australia. Juru taktik berusia 39 tahun itu mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya.

Sabreena Dressler menghebohkan jagat sepak bola wanita nasional dalam dua hari terakhir. Pemain keturunan Indonesia-Jerman itu telah resmi menjadi bagian dari klub Australia, Subiaco AFC.

Klub yang berbasis di Kota Perth tersebut berkompetisi di National Premier League Women (NPWL) atau divisi dua Liga Australia Wanita.

baca juga:

“Tentunya bangga. Good luck untuk Sabreena yang bermain di Liga Australia. Semoga dia bisa mengharumkan nama bangsa,” kata Rudy Eka ketika dihubungi Akurat.co, Kamis (19/5).

Sabreena pernah menjadi bagian dari skuat Timnas Putri Indonesia. Namun, dia tidak termasuk dalam tim yang berlaga di Piala Asia Wanita 2022 pada Januari lalu.

Eks pemain Persija Jakarta itu gagal lolos karena namanya termasuk satu dari lima pemain yang dicoret dalam seleksi.

Meski bukan termasuk dalam skuat terakhir, Rudy Eka mengatakan peluang Sabreena ke depan tetap terbuka. Ia dan tim pelatih sama sekali tidak menutup mata untuk memanggilnya kembali jika performa Sabreena.

“Kalau misalkan bisa ke depan perform lebih oke, ya tidak menutup kemungkinan sabreena kembali bermain di Timnas Putri,” tambahnya.

Lebih jauh, Rudy Eka berpesan agar Sabreena bisa memanfaatkan waktu dan kesempatan berkarier di Australia dengan baik. Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu oleh ditingkatkan dara berusia 20 tahun ini agar bisa menjadi pesepakbola wanita yang lebih baik.

“Yang perlu ditingkatkan pertama, skill-nya, fisiknya teknik kualitas bermain, prinsip bermain bola harus lebih ditingkatkan, karena di sepak -bola high level, itu yang dibutuhkan,” jelas Rudy Eka.

“Kalau mental saya pikir dia cukup berani dalam bermain, tapi mentalitas melawan dirinya itu sangat perlu ditingkatkan karena itu yang dibutuhkan.”

Sabreena sendiri bukanlah pesepakbola putri Indonesia pertama yang berkarier di luar negeri. Sebelumnya, ada Shalika Aurelia Viandrisa yang lebih dulu direkrut oleh klub Italia, Roma Calcio Femminile, yang berkompetisi di kasta kedua alias Serie B.[]