Olahraga

Pelatih: Orang Tua Lebih Berperan terhadap Karakter Raducanu

"Kemampuannya untuk menghadapi kesulitan dan bersaing adalah di mana itu (gelar juara Emma Raducanu) semua berawal," kata Andrew Robertson.


Pelatih: Orang Tua Lebih Berperan terhadap Karakter Raducanu
Petenis asal Inggris, Emma Raducanu, meraih gelar grand slam pertamanya di AS Terbuka 2021, akhir pekan lalu. (TWITTER/Emma Raducanu)

AKURAT.CO, Andrew Richardson baru bergabung dengan tim kepelatihan bintang remaja tenis Inggris, Emma Raducanu, tak lama setelah Wimbledon. Richardson direkrut khusus untuk mendampingi Raducanu ke Amerika Serikat 2021.

Pun demikian, pelatih berusia 47 tahun itu sudah mengenal Raducanu sejak delapan tahun lalu ketika sang petenis masih berusia sepuluh tahun. Di New York, Sabtu (11/9), Robertson membawa Raducanu menjuarai AS Terbuka dalam usia 18 tahun sekaligus grand slam pertama Inggris sejak Virginia Wade di Wimbledon 1977. 

Pengalamannya mengenal Raducanu dari semasa kanak-kanak membuat Robertson bisa menyebut pikiran adalah kunci keberhasilan Raducanu merebut gelar grand slam pertamanya. Raducanu, kata Robertson, bisa membawa diri dengan baik di turnamen.

“Bagi saya, kekuatan terbesarnya yang dia punya adalah pikiran,” kata Richardson sebagaimana dipetik dari BBC. “Menurut saya semuanya dimulai dari pikiran dan kekuatan yang dia tunjukkan sepanjang perjalanan (ke AS); dan keluwesan yang dia tunjukkan.”

Raducanu berada di AS Terbuka selama tujuh pekan sebagai peserta memulai turnamen dari babak kualifikasi. Di final, ia mengalahkan petenis asal Kanada yang hanya lebih tua sebulan ketimbang Raducanu, Leylah Fernandez, dengan skor 6-4 dan 6-3.

“Kemampuannya untuk menghadapi kesulitan dan bersaing adalah di mana itu (gelar juara Raducanu) semua berawal. Saya mengenalnya sejak dia masih muda, dan dia selalu sudah mempunyai itu,” kata Richardson.

“Saya tidak yakin itu mungkin (karena) kepelatihan. Menurut saya yang lebih banyak adalah asuhan orang tua, dan orang tuanya harus mendapatkan kredit besar terhadap bagaimana kepribadian Emma. Kekuatan mental yang dia miliki benar-benar spesial.”

Namun demikian, Robertson mengaku belum melakukan pembicaraan tentang kerjasama dengan Raducanu selepas AS Terbuka. Robertson kini hanya ingin pulang ke Inggris sebelum melihat perkembangan lebih lanjut.

“Belum, belum ada pembicaraan,” kata Richardson.

“Ini jelas momen yang tidak sering terjadi jadi saya akan menikmatinya, dan menurut saya dia juga seharusnya demikian. Saya yakin ketika kami kembali ke Inggris, kami akan duduk dan melihat apa rencananya, kita lihat nanti.”[]