Olahraga

Pelatih Bali United Minta PSSI Segera Putuskan Jadwal Kompetisi Anyar

Dalam rapat Exco, PSSI memutuskan kompetisi Liga 1 Indonesia 2020 dihentikan.


Pelatih Bali United Minta PSSI Segera Putuskan Jadwal Kompetisi Anyar
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra. ( TWITTER/Bali United)

AKURAT.CO, Pelatih Bali, United Stafano Cugurra ‘Teco’ berharap PSSI segera memutuskan kapan kompetisi musim baru Liga 1 Indonesia akan segera digelar. Sebelumnya, pada rapat Komite Ekskutif (Exco) PSSI, mereka secara resmi menghentikan Liga 1 2020 dengan status tanpa juara dan degradasi/promosi.

Dalam rapat Exco itu PSSI hanya memutuskan kompetisi Liga 1 Indonesia 2020 dihentikan saja, sementara pemberitahuan resmi waktu pelaksanaan kompetisi baru belum diputuskan.

Bagi Teco, pengumuman waktu kapan kompetisi akan digelar harus sesegera mungkin diumumkan, karena akan berpengaruh pada persiapan tim dan termasuk negosisasi dengan pemain serta sponsor.

Di sisi lain, tim berjuluk Serdadu Tridatu itu akan menghadapi kompetisi Piala AFC maka sudah sepatutnya mempersiapkan diri lebih dini demi meraih prestasi tertinggi.

“Semoga Liga 1 tahun ini di Indonesia bisa segera terlaksana. Kasihan tim dan pemain karena sudah hampir satu tahun tanpa kompetisi," ujar Teco dikutip laman resmi klub.

“Semakin cepat terlaksana semakin baik untuk kita punya kualitas sepak bola di Indonesia. Tetap protokol kesehatan diperhatikan juga/“

Teco bersama jajaran tim pelatih dan ofisial hingga saat ini masih memberikan program latihan secara online kepada seluruh pemain Serdadu Tridatu. Harapan dan kejelasan kompetisi masih dinantikan demi merealisasikan program latihan yang telah disiapkan untuk Fadil dan kawan-kawan.

Klub-klub peserta Liga 1 Indonesia banyak yang meminta bahwa Liga 1 Indonesia 2020 sebagaiknya dihentikan saja. Pasalnya, liga juga baru menggulirkan tiga pertandingan.

PT LIB dan PSSI gagal melanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia karena pihaknya tidak mendapatkan ijin keramaian dari pihak Kepolisian Republik indonesai akibat dampak pandemi virus corona (COVID-19).[]