Olahraga

Pelari Kenya Agnes Tirop Tewas Ditikam, Polisi Tahan Sang Suami

Polisi menangkap suami Agnes Tirop di Mombasa, Kenya, Kamis (14/10).


Pelari Kenya Agnes Tirop Tewas Ditikam, Polisi Tahan Sang Suami
Pelari asal Kenya, mendiang Agnes Tirop, dalam salah satu kejuaraan. (WORLD ATHLETICS)

AKURAT.CO, Kabar duka datang dari dunia atletik Kenya. Pemilik rekor dunia lari sepuluh kilometer, Agnes Tirop, ditemukan tewas dengan luka tikam pisau di leher dan perut di pusat pelatihan atlet atletik papan atas di Iten, Kenya, Rabu (13/10).

Sebagaimana dikabarkan The Guardian, polisi telah menangkap suami atlet yang mewakili Kenya di lari nomor 5.000 meter putri Olimpiade Tokyo 2020 tersebut. Emannuel Rotich, demikian nama suami Tirop, ditangkap di sebuah kota pesisir di Mombasa, Kenya.

“Terduga telah ditahan hari ini dan berada dalam tahanan kantor polisi Changamwe di Wilayah Pesisir,” kata kepala kepolisian di sektor Keiyo Utara, Tom Makori. “Saya bisa mengonfirmasi bahwa saat ini terduga utama berada dalam tahanan kami.”

Direktorat Investigasi Kriminal setempat mengatakan bahwa Rotich ditahan setelah yang bersangkutan menabrakkan mobilnya ke sebuah lori. Rotich diduga hendak melarikan diri keluar dari Kenya.

“Terduga saat ini sedang diperiksa oleh detektif di kantor polisi Changamwe untuk dimintai lebih detil tentang pembunuhan sebelum diarahkan untuk menjawab tuduhan pembunuhan,” kata direktorat tersebut.

Kematian Tirop mengejutkan Kenya sampai-sampai presiden negara tersebut, Uhuru Kenyatta, memerintah penyelidikan segera terhadap kematian Tirop. Sementara itu, Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, mengaku kaget dengan tragedi yang menimpa Tirop.

“Saya benar-benar terkejut dengan kematian tragis Agnes Tirop, seorang bakat muda dan cemerlang. Penampilannya di Olimpiade Tokyo memberikan harapan dan inspirasi bagi banyak orang,” cuit Bach di akun Twitter resmi IOC.

“Belasungkawa saya untuk komunitas olimpiade Kenya dan terutama untuk keluarga dan teman-temannya.”

Lahir di Uasin Gishu County, Kenya, 23 Oktober 1995, Tirop adalah pemilik medali perunggu lari 10.000 meter Kejuaraan Dunia Atletik 2017 dan 2019. Pada Olimpiade Tokyo lalu, Tirop mengakhiri nomor 5.000 meter di posisi keempat.

“Atletik telah kehilangan bintang mudanya yang paling cemerlang dalam keadaan paling tragis,” kata Presiden World Athletic, Sebastian Coe.

Adapun Federasi Atletik Kenya menunda seluruh perhelatan atletik di negara mereka selama dua pekan untuk menghormati Tirop. “Kami telah kehilangan seorang bakat besar. Dia adalah seorang wanita yang kuat dan berkomitmen terhadap apa yang dia lakukan,” kata mantan kapten Tim Nasional Atletik Kenya, Julius Yego.[]