News

Pelaku Utama Pemerkosaan dan Pembakaran Gadis di India, Ditangkap Polisi


Pelaku Utama Pemerkosaan dan Pembakaran Gadis di India, Ditangkap Polisi
Ilustrasi Pembunuhan ()

AKURAT.CO, Polisi India berhasil menangkap tersangka utama dalam perkosaan dan pembunuhan mengerikan terhadap seorang gadis remaja, yang merupakan kasus kekerasan seksual paling tertinggi di negara itu, Minggu (6/5). Selain itu, Pihak Kepolisian juga menahan Kepala desa setempat. Untuk sementara Kepolisian India telah memberikan perlindungan khusus bagi keluarga korban berumur 16 tahun.

Dhanu Bhuiyan yang ditemukan di rumah seorang kerabat di mana tempat persembunyiannya, setelah dia dan anteknya diduga membakar gadis itu pada hari Jumat lalu (4/5), di sebuah distrik terpencil di desa Jharkhand timur.

Seperti yang diberitakan oleh Arab News (6/5), Polisi mengatakan Bhuiyan menjadi marah setelah kepala desa setempat memerintahkannya untuk melakukan 100 sit-up dan membayar denda sekitar 50.000 rupee atau setara sekitar USD750 untuk pemerkosaan. Bhuiyan dan antek-anteknya diduga menyerang orang tua gadis itu sebelum membakar rumah mereka dimana gadis tersebut terjebak di kebakaran rumah tersebut.

baca juga:

“Tersangka utama telah kami tangkap dari tempat seorang kerabat dimana ia bersembunyi. Kami juga telah membentuk dewan medis yang akan melakukan Otopsi untuk korban," ujar inspektur jenderal polisi Shambhu Thakur.

Shambhu Thakur menambahkan, kami sedang menangani kasus ini dan kami berjanji kepada keluarga bahwa orang yang bersalah tidak akan lolos dari hukuman.

Kepala desa tersebut sering menyelesaikan sengketa di pedesaan India, melewati sistem peradilan yang tak adil. Meskipun mereka tidak memiliki bobot hukum, mereka memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat desa.

"sejauh ini sudah sekitar 15 orang telah ditangkap dalam kasus tersebut, terdakwa dan korban tampaknya salong mengenal," ujarnya.

Kepala Menteri Jharkhand Raghubar Das telah menyerukan agar tersangka diberikan hukuman seberat-beratnya dan memberikan kompensasi sekitar 100.000 rupee atau setara USD1.500 untuk keluarga korban. Raghubar Das pun mengutuk pembunuhan itu sebagai kejahatan paling biadab.

Tak hanya kasus tersebut, pihak berwenang India saat ini sedang menghadapi tekanan untuk segera menindak beberapa kasus penyerangan seksual yang mengerikan, termasuk pemerkosaan dan pembunuhan, baru-baru ini ada kasus serupa terhadap seorang gadis Muslim berusia delapan tahun oleh sekelompok umat Hindu.

Di tengah meningkatnya kemarahan, pemerintah telah mengubah hukum untuk memungkinkan eksekusi untuk para pemerkosa anak. India sebelumnya memperketat hukum pemerkosaan dan pembunuhan untuk seorang mahasiswa pada tahun 2012 di sebuah bus di New Delhi, kejahatan tersebut telah memicu protes massal.

Sekitar 40.000 kasus perkosaan dilaporkan pada tahun 2016 silam, bahkan lebih banyak karena ada beberapa kasus sengaja tidak dilaporkan karena stigma yang melekat pada kejahatan seks di India yang sangat patriarkal. []

Sumber: http://www.arabnews.com/node/1297381/world