News

Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru Divonis Penjara Seumur Hidup


Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru Divonis Penjara Seumur Hidup
Brenton Tarrant akan menghabiskan sisa hidupnya di penjara Selandia Baru (REUTERS)

AKURAT.CO, Teroris yang membunuh 51 jemaah Muslim di 2 masjid Selandia Baru akan menghabiskan sisa hidupnya di penjara, tanpa peluang pembebasan bersyarat.

Dilansir dari CNN, vonis hukuman untuk Brenton Tarrant dijatuhkan pada Kamis (27/8) usai ia mengaku bersalah telah membunuh 51 pria, wanita, dan anak-anak di 2 masjid Christchurch pada 15 Maret 2019. Korban termuda bahkan masih berusia 3 tahun.

Pria Australia itu juga mengaku bersalah atas 40 dakwaan percobaan pembunuhan dan 1 tuduhan terorisme. Tarrant memilih tak buka suara di pengadilan, tetapi menguasakannya kepada Pengacara Pip Hall.

"Tarrant tidak menentang dakwaan itu. Ia harus dihukum seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat," kata Hall.

Hakim Cameron Mander pun membacakan nama setiap korban, baik yang terluka maupun tewas, lalu memberi tahunya soal nyawa yang ia lenyapkan atau persingkat.

"Anda tak menunjukkan belas kasihan. Itu brutal dan tak berperasaan. Tindakan Anda tak manusiawi. Sejauh yang bisa saya ukur, Anda tak punya empati terhadap korban Anda," tutur Mander.

Hukuman pada Kamis (27/8) pun dijatuhkan di akhir sidang yang sudah berlangsung selama 4 hari di Pengadilan Tinggi Christchurch. Dalam sidang itu, 91 penyintas dan kerabat korban diberi kesempatan untuk mengungkapkan rasa sakit yang ditimbulkan Tarrant pada komunitas Muslim. Namun, pria 29 tahun itu tetap duduk dengan tenang, tanpa menunjukkan emosi saat mereka mengungkapkan amarah, rasa jijik, pemaafan, dan kesedihan.

Sementara itu, Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan tak ada yang bisa menghilangkan rasa sakit dari serangan Tarrant tersebut.

"Hari ini, saya harap ini terakhir kalinya kita mendengar atau menyebut nama teroris di balik peristiwa itu. Ia pantas dihukum dan senyap seumur hidup," ungkap Ardern.