News

Pelaku Kasus Sate Beracun Disebut Telah Menikah Siri dengan Sosok yang Diduga Target Incarannya

Tersangka kasus sate bersianida di Bantul, DIY, disebut telah menikah siri dengan Tomi


Pelaku Kasus Sate Beracun Disebut Telah Menikah Siri dengan Sosok yang Diduga Target Incarannya
Rumah tersangka NA yang berlokasi di Jalan Potorono, Cepokojajar, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Selasa (4/5/2021) (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Tersangka kasus sate bersianida di Bantul, DIY, disebut telah menikah siri dengan Tomi. Pria yang diketahui merupakan anggota Satreskrim Polresta Yogyakarta tersebut yang selama ini diduga jadi sasaran sate beracun kiriman NA.

Informasi itu dibeberkan oleh Ketua RT 3 Cepokojajar, Agus Rianto. Ia merupakan pengurus lingkungan tempat NA menetap, di Jalan Potorono, Cepokojajar, Sitimulyo, Piyungan, Bantul (sebelumnya ditulis Potorono, Banguntapan, Bantul).

"Kalau sini kan ada peraturan, warga baru harus ada laporan (ke Ketua RT)," kata Agus di kediamannya, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Selasa (4/5/2021).

"Dulu itu waktu silaturahmi ke tempat saya awal itu, Pak Tomi sama NA itu ke sini, laporan terus NA telepon orang tuanya," sambungnya.

Kala itu, sepenuturan Agus, orang tua NA meminta agar anaknya diizinkan tinggal di lingkungannya. Orang tua NA juga membeberkan status anak mereka dengan Tomi.

"Orang tuanya bilang sama saya, anu pak titip anak saya, mau tinggal di situ. Saya bilang, insyallah siap di sini. Tapi ibunya bilang sudah nikah secara agama," imbuhnya.

Namun sewaktu itu baik NA dan Tomi tidak memberikan bukti pendukung mereka telah menikah secara siri. Mereka hanya menunjukkan kepada Agus fotokopi KTP milik masing-masing.

Dari situ pula Agus mengetahui status profesi Tomi sebagai anggota kepolisian. "Awalnya saya nggak tahu," lanjutnya.

Mengenai profesi NA sendiri, sepengetahuan Agus yang bersangkutan bekerja di bidang kosmetik. Sehari-harinya meninggalkan rumah pada pagi hari dan pulang malam hari.

Lebih lanjut, Agus menuturkan bahwa NA dan Tomi telah menetap di Cepokojajar sekitar setahun ini. Hanya saja sosok si pria memang jarang terihat di kediamannya.

"Rumah ini kan beli, masih dalam proses balik nama. Atas nama siapa kurang paham," sebutnya.

Agus pun memastikan baik Tomi maupun NA selama tinggal di lingkungannya selalu berperilaku wajar. Tak sedikit pun ia menaruh curiga kepada keduanya.

"Mereka biasa-biasa saja. Waktu penempatan (rumah) pertama itu ngundang warga sekitar minta doa," tandasnya.[]

Anugrah Harist Rachmadi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu