News

Pelaku Ditangkap, Begini Kronologis Perampokan dan Pemerkosaan Bocah 15 Tahun di Bintara

Polisi menangkap dua pelaku perampokan dan pemerkosa seorang bocah berusia 15 tahun di kawasan Bintara, Bekasi pada Minggu (16/5/2021).


Pelaku Ditangkap, Begini Kronologis Perampokan dan Pemerkosaan Bocah 15 Tahun di Bintara
Pelaku Perampok dan Pemerkosa di Bekasi

AKURAT.CO, Subdit Jatanras Polda Metro Jaya menciduk dua pelaku perampokan dan pemerkosa seorang bocah berusia 15 tahun di kawasan Bintara, Bekasi pada Minggu (16/5/2021).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, keduanya masing-masing berinisial RP dan AH. Mereka diciduk di kawasan Jakarta Utara.

Yusri mengatakan, pelaku memperkosa di dalam rumah korban. Pelaku santroni rumah korban dengan niat awal merampok.

Pelaku masuk ke rumah korban lewat ventilasi udara lantai dua dan meloncati tembok.

"Kemudian saat masuk ke dalam rumah tersebut, ada anak yang jadi korban sekarang ini yang sedang tidur-tiduran di ruang tengah atau ruang keluarga pada saat itu. Kemudian yang bersangkutan (pelaku) melakukan percakapan penyadapan terhadap korban," ungkap Yusri di Mapolda Metro Jaya, Senin (17/5/2021).

Pelaku langsung menghampiri korban dan mengancam membunuhnya. Korban selanjutnya diminta untuk memuaskan nafsu birahi pelaku.

Setelah puas setubuhi korban, pelaku kemudian mengambil dua ponsel milik korban. Pelaku sempat meminta kata sandi ponsel kepada korban, lalu melarikan diri.

"Diancam akan dibunuh kalau berteriak, kemudian juga tidak boleh menengok ke mana tersangkanya pergi (melarikan diri)," ucapnya.

Setelah kejadian itu, korban menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada keluarganya. Kemudian, pihak keluarga membuat laporan ke Polda Metro Jaya.

Kurang dari 24 jam, akhirnya dua tersangka diciduk. Setelah diperiksa, keduanya berprofesi sebagai pak Ogah di kawasan Jakarta Utara.

"Yang pertama kita amankan adalah AH. Kemudian berkembang mengamankan RP. AH ini yang mengawasi dan membonceng si pelaku utamanya," tutur dia. 

Pelaku dikenakan Pasal 365 ayat 2 Pasal 285, kemudian juga dikenakan di pasal 76 D undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.[]

Arief Munandar

https://akurat.co