Rahmah

Pelaku Bom Bunuh Diri dalam Perspektif Islam; Penuh Dosa dan Kekal di Neraka!

Pelaku Bom Bunuh Diri dalam Perspektif Islam; Penuh Dosa dan Kekal di Neraka!
Pasukan Khusus telah melacak teroris ISIS dan persembunyiannya di pegunungan terpencil selama berbulan-bulan (The Sun)

AKURAT.CO Masyarakat Indonesia telah dikagetkan dengan adanya kembali aksi terorisme yang dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab, yang mengatasnamakan agama untuk melegalisasi kekerasan yang dilakukannya. Yaitu bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar.

Dalam kacamata Islam, tindakan bunuh diri dan atau menyakiti diri sangat dilarang, bahkan pelakunya dianggap telah banyak melakukan dosa. Disebutkan dalam Al-Mawsu’atul Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah:

إِنَّ مَنْ قَتَل نَفْسَهُ كَانَ إِثْمُهُ أَكْثَرَ مِمَّنْ قَتَل غَيْرَهُ

baca juga:

Artinya: "Sungguh orang yang melakukan bunuh diri dosanya lebih besar dibanding orang yang membunuh orang lain". (Lihat Al-Mawsu’atul Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, Kuwait-Darus Salasil, juz III, halaman 239).

Tidak hanya itu, selain berdosa, pelaku bunuh diri, termasuk tindakan bom bunuh diri yang juga telah meresahkan masyarakat ini akan kekal di neraka. Masya Allah. Ini sebagaimana Khabar dari hadis Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda:

مَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِحَدِيدَةٍ فَحَدِيدَتُهُ فِي يَدِهِ يَتَوَجَّأُ بِهَا فِي بَطْنِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا وَمَنْ شَرِبَ سَمًّا فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ يَتَحَسَّاهُ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا وَمَنْ تَرَدَّى مِنْ جَبَلٍ فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ يَتَرَدَّى فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا

Artinya: "Barangsiapa yang bunuh diri dengan besi, maka besi yang tergenggam di tangannya akan selalu ia arahkan untuk menikam perutnya dalam neraka Jahanam secara terus-menerus dan ia kekal di dalamnya. Barangsiapa yang bunuh diri dengan cara meminum racun maka ia akan selalu menghirupnya di neraka Jahannam dan ia kekal di dalamnya. Barangsiapa yang bunuh diri dengan cara terjun dari atas gunung, maka ia akan selalu terjun ke neraka Jahanam dan dia kekal di dalamnya." (HR Muslim).

Tindakan bom bunuh diri bukan ajaran agama. Akan tetapi murni karena kesalahan individu seseorang dalam memahami agama. Oleh demikian peran seorang guru dan lingkungan sangat penting untuk menghindari anak-anak dari tindakan radikalisme dan terorisme.[]

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu