Tech

Pekerjaan Keuangan Jadi Lebih Mudah dengan Aplikasi SAKTI


Pekerjaan Keuangan Jadi Lebih Mudah dengan Aplikasi SAKTI
Aplikasi SAKTI lebih canggih dan terkoneksi langsung dari induknya, yakni Kementerian Keuangan (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Implementasi Piloting Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) di Ruang Rapat Gedung III Kemensetneg, pekan lalu.  

SAKTI adalah aplikasi yang digunakan sebagai sarana bagi satuan kerja dalam mendukung implementasi Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) untuk melakukan pengelolaan keuangan yang meliputi tahapan perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran.

“Mudah-mudahan di awal tahun depan, semua sudah terkoneksi sehingga sudah bisa melaksanakan ini. Dengan SAKTI ini pekerjaan kita akan lebih mudah, seperti yang diinginkan oleh Pak Menteri, jadi kita jangan lembur-lembur terus, jangan bersusah payah mengerjakan pekerjaan,” ujar Sekretaris Kemensetneg, Setya Utama.

Setya menegaskan bahwa aplikasi-aplikasi yang sudah ada sebelum SAKTI diluncurkan, ke depannya tidak akan digunakan lagi. Sebab, aplikasi SAKTI lebih canggih dan terkoneksi langsung dari induknya, yakni Kementerian Keuangan. Aplikasi ini pun sangat mudah digunakan dari sisi pelaporan, dari sisi penginputan data, dan lain-lain.

Kepala Biro Keuangan Sekretariat Kemensetneg, Eka Denny Mansjur menyampaikan harapannya dengan adanya rapat koordinasi ini bisa dicapai komitmen bersama dari seluruh satuan kerja terkait dengan implementasi SAKTI. 

Piloting atau uji coba aplikasi SAKTI ini merupakan kewajiban paling awal, sebelum implementasi selanjutnya secara menyeluruh di Kemensetneg. 

Penyampaian laporan kesiapan jaringan satuan kerja di lingkungan Kemensetneg disampaikan oleh Irma Dwi Santi selaku Kepala Biro Informasi dan Teknologi (Infotek).

Ia menerangkan bahwa di tahun 2020 nanti, aplikasi SAKTI bisa digunakan oleh seluruh satuan kerja di Kemensetneg secara maksimal. Maka dari itu Biro Infotek menyiapkan jalur khusus dari Pusat Data Kemensetneg langsung ke Pusat Data Kementerian Keuangan di tahun 2020.

 

Andre Purwanto

https://akurat.co