News

Pekerja Asing Datang Saat PPKM Darurat, DPR: Muncul Kesan Ada Perlakuan Khusus

Jangan sampai upaya maksimal dari pemerintah memutus mata rantai penyebaran COVID-19 terganggu


Pekerja Asing Datang Saat PPKM Darurat, DPR: Muncul Kesan Ada Perlakuan Khusus
Ratusan warga negara asing asal Tiongkok saat mengantre untuk melakukan pengecekan dokumentasi di bagian imigrasi, Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Jumat (18/9/2020). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Kedatangan pekerja asing ke Indonesia di saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dinilai tak elok. Sebab muncul kesan di masyarakat ada perlakuan khusus kepada orang luar.

“Meskipun kedatangan mereka melalui prosedur kedatangan orang asing yakni melalui karantina, tetapi waktunya bersamaan dengan PPKM darurat membuat publik merasa ada perlakuan khusus,” kata Sekretaris Fraksi PPP DPR Achmad Baidowi dalam keterangannya, Senin (5/7/2021).

Meskipun secara prosedural kedatangan para TKA sudah sesuai dengan ketentuan masuk ke Indonesia, namun informasi yang terbatas menyebabkan kecurigaan publik.

“Kami sama sekali tidak anti terhadap investasi. Kami juga memahami kebutuhan tenaga kerja untuk proyek program strategis nasional,” katanya lagi.

Legislator yang akrab disapa Awi ini mengatakan waktu yang tidak tepat menyebabkan tanggapan yang keliru atas kedatangan para TKA. Lain hal ketika mereka masuk Indonesia tidak berbarengan dengan PPKM darurat, publik tidak akan curiga.

“Ini mengulang peristiwa masuknya TKA ketika berbarengan dengan larangan mudik beberapa waktu lalu. Kami mengimbau pemerintah untuk memerhatikan sensitivitas publik,” ucapnya.

Untuk itu dia menekankan perlunya setiap kebijakan disinkronkan dengan kebijakan lainnya agar maksud yang baik tidak disalahpahami.

“Jangan sampai upaya maksimal dari pemerintah memutus mata rantai penyebaran COVID-19 diganggu oleh hal-hal yang sebenarnya bisa diantisipasi,” ujarnya.

Diketahui, sebanyak 20 orang TKA asal China mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan, Sabtu (3/7). 

Mereka jauh-jauh datang dari China ke Indonesia karena mesti kerja kontrak di PT. Smelter. 

Kehadiran TKA asal China viral di media sosial. Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi, Arya Pradhana Anggakara mengatakan bawah Video tersebut merupakan video lama yaitu pada Juni 2020 dan bukan video kondisi saat ini.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Selatan, Darmawan Bintang membenarkan kedatangan para pekerja asal China. Mereka akan bekerja di smelter PT Huadi Nickel Alloy Indonesia di Kabupaten Bantaeng. 

"Informasi itu benar dan TKA bersangkutan bekerja di PT Huadi di Kabupaten Bantaeng," kata Darmawan.