News

Pejabat Kemensos Kena OTT Bansos Covid-19, DPR: Kok Tega!


Pejabat Kemensos Kena OTT Bansos Covid-19, DPR: Kok Tega!
Anggota DPR Fraksi Golkar Ace Hasan Syadzily saat memberikan keterangan mengenai Pembentukan Pengawas Pemilu di ruang Fraksi, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2019). Fraksi Partai Golkar DPR menolak dengan tegas pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Pemilu 2019 yang diusulkan Fraksi PKS, PAN, dan Gerindra dalam rapat Paripurna beberapa hari yang lalu.  (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzilly menyayangkan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos RI), khususnya terkait proses pengadaan bantuan sosial (Bansos) penanganan Covid-19.

"Tentu kami sangat prihatin atas OTT terhadap mitra kami, Kementerian Sosial, terkait dengan bantuan sosial," ungkap Ace ketika dihubungi Akurat.co, Sabtu (5/12/2020).

"Kok tega, program bantuan sosial yang seharusnya dinikmati masyarakat yang membutuhkan dan ditengah kesulitan pandemi Covid-19, dikorupsi," imbuhnya.

Ace mengatakan, jika hasil proses pemeriksaan terbukti benar ada dugaan bantuan sosial penanganan Covid-19, maka tindakan tersebut mengkhinati kepercayaan Presiden Joko Widodo dalam program bantuan perlindungan sosial di tengah kesulitan masyarakat menghadapi pandemi Covid-19.

Oleh sebab itu, Komisi VIII DPR RI mendukung langkah KPK dalam menangani penyimpangan bantuan perlindungan sosial Covid-19 ini.

"Kami mendukung langkah-langkah KPK dalam upaya penegakan hukum mengenai dugaan korupsi bantuan sosial Covid-19," tegasnya.

Selain itu, Ace juga meminta supaya Menteri Sosial (Mensos RI), Juliari Batubara dapat bersikap tegas dan bijak terhadap jajarannya yang melakukan korupsi.

"Pecat terhadap bawahannya yang terbukti melakukan tindakan yang tidak terpuji itu," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat Kementrian Sosial (Kemensos) pada Jumat (4/12/2020) tadi malam.

"Betul, pada hari Jumat tanggal 4 des 2020 jam 23.00 sampai dengan Sabtu tanggal 5 Desember 2020 jam 02.00 dinihari KPK telah melakukan tangkap tangan terhadap tersangka," ujar Ketua KPK Firli Bahuri saat dikonfirmasi, Sabtu (5/12/2020).

Firli tak merinci siapa saja pihak yang diamankan, namun dipastikan salah satunya merupakan anak buah Mensos Juliari Batubara yang berpangkat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kemensos.

Disinyalir, pejabat tersebut terlibat rasuah dalam proses pengadaan Bansos dari para vendor.

"(Yang ditangkap) PPK pada Program Bansos di Kemensos RI. Dugaan korupsi PPK telah menerima hadiah dari para Vendor PBJ bansos di Kemensos RI dalam penanganan Pandemic Covid-19," kata dia.

Kini para tersangka sudah digiring ke markas KPK, untuk kemudian menjalani pemeriksaan intensif selama 1x24 jam sebelum akhirnya status masing-masing pihak diumumkan ke publik.

"Nanti pada saatnya KPK akan memberikan penjelasan. Terima kasih," kata Firli.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co