Olahraga

Pebulutangkis Indonesia Kelelahan Akibat Jadwal Tanding Padat

Para atlet butuh waktu untuk recovery


Pebulutangkis Indonesia Kelelahan Akibat Jadwal Tanding Padat
Herry IP (PBSI)

AKURAT.CO Pelatih bulutangkis Indonesia, Herry Iman Pierngadi menyoroti banyaknya pemain-pemain top Indonesia bertumbangan di Denmark Terbuka 2021. 

Pria yang akran disapa Herry IP itu mengakui para atlet kelelahan karena jadwal padat turnamen.

Pasalnya, sebelum tour Eropa dimulai, para pebulutangkis itu dihadapkan agenda turnamen yang cukup padat. Dimulai Olimpiade Tokyo 2020, kemudian dilanjutkan dengan Piala Sudirman, Piala Thomas, Denmark Open, hingga France Open.

Hal itu pun kini dirasakan langsung oleh atlet-atlet Indonesia. Setelah menjalani pertandingan-pertandingan superberat di Piala Sudirman dan Piala Thomas, beberapa atlet tercatat 'kehabisan bensin' di turnamen ketiga.

"Semua pemain yang Ikut Piala Thomas, sudah berkurang tenaga dan fokusnya menurun, jadi cara mainnya tidak bisa maksimal," kata Herry IP lewat keterangannya, Jumat (22/10/2021)

Dari mulai Anthony Ginting yang memutuskan mundur di babak pertama Denmark Open 2021 karena cedera pinggang sejak final Piala Thomas akhir pekan lalu. 

Setelahnya, pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon secara mengejutkan tersingkir di babak 16 besar usai dikalahkan juniornya Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana, yang merupakan peringkat 41 dunia. Menjadi bukti kuat bahwa para atlet perlu recovery segera.

Sementara pemain yang baru datang dari Jakarta, kata Herry IP memang diperuntukkan demi menambah jam terbang mereka di ajang internasional.

"Kalau untuk pemain yang baru datang dari Jakarta/pemain pelapis memang targetnya menambah pengalaman main di kelas 750 dan 1000 supaya bisa ketemu pemain top ten dari negara lain," tutupnya.