News

PDIP: Jokowi Jadi Cawapres Dagelan!

PDIP: Jokowi Jadi Cawapres Dagelan!
Presiden Jokowi saat memberi keterangannya mengenai larangan ekspor minyak goreng di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (22/4/2022). (Dokumentasi Setkab)

AKURAT.CO, Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menggubris dorongan maju menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. 

"Ya jangan lah, Pak Jokowi jangan mau jadi wapres lah, jadi dagelan gitu loh," ucap Masinto saat ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Dagelan kata Masinton, karena Indonesia mengatut sistem presidensial dimana kewenangan wapres hanya membantu tugas presiden. 

baca juga:

"Beda halnya kalau sistem tata kenegaraan kita gabungan presidensial dengan parlementer seperti di Rusia, Putin dan Matvedep bergantian kadang satu jadi presiden satu perdana menteri. Kalau di sistem presidensial kita kan nggak, wapres kewenangannya hanya membantu tugas presiden," katanya.

Selain itu, Masinton mengatakan akan menjadi warisan buruk bagi Indonesia ke depan menilai jika Jokowi menjadi wapres.

"Kalau sudah pernah jadi presiden ya aneh aja, itu akan meninggalkan warisan yang buruk buat generasi kita yang akan datang dan semangat amanemen UUD kita adalah semangat membatasi masa jabatan dan gila kekuasaan," tandasnya.

Seperti diketahui, Sekretariat Bersama atau Sekber Prabowo-Jokowi 2024-2029 mengajukan gugatan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu ke Mahkamah Konstitusi atau MK. 

Ini adalah kelompok yang mendorong agar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Joko Widodo atau Jokowi maju sebaga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu Serentak 2024.

"Menerima dan mengabulkan permohonan pengujian Undang-Undang yang diajukan pemohon untuk seluruhnya," demikian bunyi salah satu petitum dalam berkas gugatan yang diteken Ketua Koordinator Sekber Prabowo-Jokowi 2024-2029 Ghea Giasty Italiane. Berkas diterima MK pada 19 September.[]