News

PDIP Dorong NasDem Dukung Program Anies Soal Ubah Nama Jalan di Jakarta

'karena NasDem kan sudah mendukung Pak Anies,"


PDIP Dorong NasDem Dukung Program Anies Soal Ubah Nama Jalan di Jakarta
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat dijumpai usai pengukuhan gelar guru besar terhadap Haedar Nashir di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bantul, DIY, Kamis (12/12/2019). (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Sekjen PDI-Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyarankan agar Partai NasDem membantu Gubernur DKI Anies Baswedan dalam mengubah nama-nama jalan di ibukota. 

Menurut Hasto, hal itu dikarenakan partai besutan Surya Paloh itu telah menjadikan Anies sebagai bakal calon presiden (bacapres) 2024 nanti. 

"Ya tentu saja Pak Anies dengan mengganti nama punya pertimbangan, tetapi Partai NasDem juga bisa memberikan penjelasan, karena NasDem kan sudah mendukung Pak Anies," kata Hasto ketika menemui awak media di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022).

baca juga:

Hasto meyakini NasDem dapat membantu sosialisasi perubahan nama. Adapun, kata Hasto, Partai yang memiliki jargon 'Gerakan Restorasi' tersebut memiliki kedekatan dengan satu stasiun televisi swasta di Indonesia.

"Terkait perubahan-perubahan nama tersebut mungkin ini dapat disosialisaikan karena partai itu, kan, punya kedekatan dengan media tertentu untuk mensosialisaikan perubahan nama, karena perubahan nama ini, kan, membawa implikasi terhadap KTP terharap surat Kartu Keluarga, pokoknya administrasi itu rumit," lanjut Hasto. 

Lebih lanjut, Hasto menyinggung tentang politik yang harus dilaksanakan sesuai dengan tarikan nafas. NasDem belakangan ini sudah bergerak demi membawa Anies menuju Pilpres 2024.

"NasDem, kan, sudah bergerak mencalonkan Pak Anies dengan ranking tertinggi sebagai calon presiden, sehingga tentu saja itu membawa konsekuensi dan etika politik untuk ikut membantu menjelaskan calon yang diusungnya itu kemudian mengambil suatu kebijakan-kebijakan tertentu. Begitu PDI Perjuangan mengusulkan Pak Jokowi untuk itu, kebijakan di Jakarta kita langsung bergerak di depan," tukas Hasto.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengabadikan 32 nama tokoh Betawi dan Jakarta menjadi nama jalan, gedung dan zona khusus di Jakarta.

Peresmian itu dilakukan di Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jakarta Selatan, Senin sore kemarin. 

Dalam sambutannya, Anies mengatakan, pemberian nama jalan ini sebagai bentuk penghormatan untuk mengenang kontribusi besar tokoh Betawi dan ulama yang mewarnai perjalanan Jakarta dan bangsa. 

"Mereka adalah pribadi yang dikenang karena mereka memberikan manfaat bagi sesama, mereka ini adalah pribadi yang kita kenang karena hidupnya dihibahkan untuk kemajuan,” ujar Anies dalam keterangannya, Selasa (21/6/2022). []