News

PDIP DKI Desak Anies Jelaskan Keuntungan Penyelenggaraan Formula E di Forum Interpelasi

Penyelenggaraan Formula E tahun 2023 belum tentu terlaksana

PDIP DKI Desak Anies Jelaskan Keuntungan Penyelenggaraan Formula E di Forum Interpelasi
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono (AKURAT.CO/Arief Munandar)

AKURAT.CO  Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono menyatakan penyelenggaraan Formula E tahun 2023 belum tentu terlaksana. Sebab hingga saat ini evaluasi terhadap penyelenggaraan balapan mobil listrik yang digelar beberapa waktu lalu belum dilakukan. Padahal biaya penyelenggaraannya menggunakan APBD dan karenanya harus dievaluasi terlebih dahulu sebelum diputuskan dilanjut atau dihentikan. 

"Kita nggak usaha bicara soal 2023. Kita bicara yang sekarang aja dulu. Artinya bahwa kebijakan penyelenggaraan Formula E itu nanti akan diputuskan oleh pemerintahan yang melanjutkan apakah nanti ketika bicara 2023 itu gelaran Formula E masih menjadi skala prioritas, kan belum tentu," katanya kepada Akurat.co, Selasa (16/8/2022). 

Dia mengatakan, DPRD DKI perlu mengetahui secara komprehensif apakah penyelenggaraan balapan mobil listrik Formula E di sirkuit Ancol menguntungkan ataukah sebaliknya. 

baca juga:

"Soal 2023 ini kan harus diawali dengan evaluasi terhadap penyelenggaraan tahun 2022. Penyelenggaraan tahun 2020 Kemarin kan belum kita evaluasi apakah menguntungkan, apakah rugi, apakah apa kan kita mesti tahu itu karena yang dipakaikan duit rakyat kan kita harus pertanggungjawabkan," ungkapnya. 

Dia mengatakan sikap DPRD DKI khususnya fraksi PDIP Perjuangan terkait Formula E tahun 2023 adalah perlunya melakukan evaluasi secara komprehensif. Terutama evaluasi penyelenggaraan balapan yang diselenggarakan tahun lalu pada 4 Juni 2022 silam. 

"Ketika kita bisa melakukan evaluasi secara komprehensif baru kita bicara tahun 2023. Dampaknya sangat positif dalam menggerakan ekonomi kerakyatan misalnya begitu ayo kita lanjutkan di 2023 tapi kalau iini penyelenggaraan tahun 2022 ini merugikan keuangan daerah ya ngapain mesti dilanjutkan di 2023 misalkan seperti itu maka perlu ada evaluasi," katanya. 

Menurut Gembong forum evaluasi tertinggi penyelenggaraan balapan mobil listrik formula di Ancol itu hanya dilakukan di forum interpelasi yang sudah dijaga sebelumnya. Di forum itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa menjelaskan penyelenggaraan balapan Formula E. DPRD DKI perlu mendalami secara komprehensif aspek-aspek penyelenggaraan balapan yang telah menggunakan APBD DKI. 

"Tempat evaluasinya di mana, ya di interpelasi. Itu tempat evaluasinya. Kan ada hitung-hitungannya. Katakanlah 2022 itu kita punya kerugian sekian. Kalau seandainya tahun 2023 kita tidak laksanakan lagi maka kerugian akan lebih besar lagi kan itu mesti ada hitung-hitungannya," ujarnya.[]