News

PDIP Bilang Kebijakan Anies Mengubah Nama Jalan Menyulitkan Masyarakat

Kita melihat banyak orang protes terkait pergantian nama jalan di Jakarta.


PDIP Bilang Kebijakan Anies Mengubah Nama Jalan Menyulitkan Masyarakat
Anggota DPRD DKI Fraksi PDIP, Rayidi menginterupsi sidang paripurna DPRD DKI, Selasa (5/7/2022) (Badri/Akurat.co)

AKURAT.CO, Anggota DPRD DKI Fraksi PDIP, Rasyidi mendorong Gubernur Anies Baswedan membatalkan keputusannya terkait perubahan sejumlah nama jalan di Jakarta.

Rasyidi mengatakan, keputusan mengubah jalan menyusahkan masyarakat. Pernyataan ini disampaikannya dalam rapat paripurna agenda penyampaian tiga Raperda inisiatif Pemprov DKI Jakarta ke DPRD. Rapat paripurna itu dipimipin Wakil Ketua DPRD DKI Rani Mauliani asal Fraksi Gerindra. 

"Akhir-akhir ini, kita melihat banyak orang protes terkait pergantian nama jalan di Jakarta. Karena pergantian nama jalan itu menyebabkan kesulitan bagi kita semua," kata politisi PDIP DPRD DKI itu di ruang rapat paripurna, Selasa (5/7/2022). 

baca juga:

Perubahan nama sejumlah jalan itu mengakibatkan masyarakat harus mengubah kembali administrasi kependudukan. Perubahan itu, kata dia, tentu berefek langsung pada bertambahnya biaya yang harus dikeluarkan masyarakat. 

"Dengan adanya penggantian nama ini, semuanya akan jadi beban buat kita semua. Khususnya warga yang mendapatkan perubahan nama jalan. Contohnya, KTP-nya harus diubah, BPHTB juga diubah, sertifikatnya juga harus diubah dan ini memberikan efek biaya bagi masyarakat," katanya. 

Karena itu, dia meminta Gubernur DKI Jakarta meninjau ulang keputusannya. "Melalui pimpinan DPRD DKI, saya meminta gubernur untuk meninjau ulang keputusannya. Kalaupun mau diubah nama jalan itu, hemat kami perubahan itu di jalan-jalan baru yang dibangun Pemprov DKI. Misalnya nama Ali Sadikin, itu bisa daripada kita ubah yang lama sehingga menyulitkan kita semua," ujarnya.

Gubernur Anies sebelumnya mengubah nama jalan menggunakan nama-nama tokoh Betawi. Terdapat 22 nama jalan baru. 

Perubahan nama jalan berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 565 tahun 2022 tentang Penetapan Nama Jalan, Gedung dan Zona dengan Nama Tokoh Betawi dan Jakarta.[]